Guardiola: Leicester Tetap Leicester dan Harus Fokus Selama 90 Menit

635
Kendati Brendan Rodgers sudah diganti dengan manajer baru tatap juga Leicester tidak keluar dari degradasi. foto: AFP

Manchester City Vs Leicester City pada Ahad, 26 Desember 2021

Bola, edisiana.com – Manchester City tidak bisa menganggap enteng tamu Leicester kala menjamunya di Etihad pada besok malam, 26 Desember 2021.  The Sky Blues harus memiliki misi menang untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen. 

Leicester memang performanya tengah labil. Kalah bermain dengan Chelsea, Aston Villa, seri sama Southampton dan baru menang dengan Newcastle. 

Dan beda dengan City. Dalam dua bulan ini tujuh kali menang berturut-turut. Hingga berhasil menyingkirkan Liverpool di puncak klasemen karena tergelincir. 

BACA JUGA:  Menang Tipis, Arsenal Menjaga Asa Juara

Dan pada laga boxing day nanti agar meraih delapan kemenangan Liga Premier berturut-turut The Citizens tidak bisa menganggap enteng Leicester di Stadion Etihad. 

Bagi bos Pep Guardiola Leicester adalah lawan yang luar biasa dan anak asuhnya harus fokus selama 90 menit. “Leicester tetap Leicester. Mereka memiliki manajer berkualitas tinggi dengan pemain luar biasa di semua lini,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pep Guardiola: Manajer Spurs Fantastis!

Soal labilnya performa The Foxes, kata Pep Guardiola, merupakan hal yang lumrah dalam setiap klub. “Terkadang apa pun bisa terjadi, tetapi mereka memiliki nilai yang sama dengan yang saya berikan kepada mereka. Mereka luar biasa mulai dari Kasper Schmeichel hingga Jamie Vardy,” ujarnya seperti dalam situs resminya jelang pertandingan besok. 

BACA JUGA:  Fans Melbourne Victory Dihukum Dilarang Nonton Laga Tandang

Saat ini City perlu untuk menjaga mereka tetap di puncak klasemen, dengan Liverpool tertinggal tiga poin di bawahnya. Liverpool gagal menjamu Leeds pada hari ini karena kasus covid yang meningkat.

Leicester telah melewatkan dua pertandingan setelah mengalahkan Newcastle 4-0 awal bulan ini. Dan baru bertanding pada Kamis dinihari di Piala Carabao melawan Liverpool. Anak asuh Rodgers tersingkir di perempat final lantaran kalah melalui adu penalti.(maq)

BAGIKAN