edisiana.com – Harga Google Pixel 8 Pro terjun bebas hingga €403,99,(setara Rp7,7 juta) angka yang sebulan lalu terdengar mustahil untuk sebuah flagship yang masih bersaing melawan ponsel-ponsel kelas €1.000 setara Rp19 jutaan. Ini bukan sekadar diskon—ini kejatuhan harga paling brutal dalam sejarah seri Pixel.
Meski harganya kini menyentuh level mid-range, nama Pixel 8 Pro tidak butuh perkenalan lagi. Desainnya tetap membawa DNA kokoh khas Google, dengan bodi solid dan layar besar yang tetap nyaman digenggam.
Melansir Mundo Deportivo, menyebutkan tipe ponsel ini semakin terasa bernilai justru saat dipakai setiap hari: browsing, nyari rute, olahraga pakai aplikasi fitness, atau sekadar rebahan sambil nonton video.
IP68? Ada. Jadi hujan atau keringat di gym bukanlah ancaman.
Namun keunggulan Pixel 8 Pro bukan sekadar tampilan—lompatan kualitasnya terasa saat dipakai beneran. Chip Tensor G3 bekerja mulus, dari foto malam hari sampai editing cepat di aplikasi yang biasanya bikin ponsel lain megap-megap. Semuanya berjalan halus.
Dan kamera?
Masih jadi senjata pamungkas. Anda bahkan tidak perlu jadi fotografer untuk melihat bagaimana Tensor G3 mengolah potret, pemandangan kompleks, hingga video dengan stabilitas khas Pixel.
Dengan harga di bawah €410, stabilitas dan kualitas seperti ini terasa luar biasa. Jika Anda memakai ponsel kelas menengah atau model lama, perbedaannya terasa sejak hari pertama—dari baterai, kecerahan layar, hingga kecepatan performa.
Singkatnya: Pixel 8 Pro kini berada di wilayah harga yang tidak masuk akal dan jadi salah satu deal paling menggiurkan tahun ini.(maq)











