Como Pesta Gol, Torino Hancur Lebur di Kandang Sendiri

Pemain Torino Adams diganggu Nico Paz, penyerang sayap Como dalam pertandingan Serie-A. Foto: Football

edisiana.com – Torino mengalami malam paling kelam musim ini. Di kandang sendiri, Olimpico Grande Torino, mereka dihajar Como 1-5 pada Senin malam waktu setempat—sebuah pembantaian yang membuat para tifosi pulang dengan wajah pucat.

Awal laga terasa datar, kedua tim berhati-hati. Tapi setengah jam berlalu dan Como mulai menemukan celah. Menit ke-36, Jayden Addai membuka keran gol setelah menerima assist brilian dari Jesús Rodríguez. Pertahanan Torino terbelah, stadion mendadak sunyi.

Namun sebelum turun minum, Rodríguez yang sebelumnya memberi assist justru menjadi biang petaka. Handball di kotak penalti, dan Nikola Vlašić dengan dingin mengonversinya: kaki kanan ke sudut kiri bawah, 1-1, sedikit napas bagi Torino.

BACA JUGA:  Adu Taktik Laga Perdana Rooney Versus Carrick, Siapa yang Menang?

Babak kedua? Badai Como datang tanpa ampun.

Sebuah keputusan VAR kembali mengubah permainan—penalti untuk Torino dibatalkan, dan justru Addai kembali mencetak gol untuk Como, menembak tepat ke sudut kanan gawang. 1-2, Como kembali memimpin dan Torino mulai goyah.

Lalu pukulan beruntun menghantam tuan rumah. Jacobo Ramón menyundul bola dari tengah kotak penalti, mengarah ke pojok kiri bawah—sebuah gol yang nyaris mematikan atmosfer di stadion.

BACA JUGA:  Tom Hanks Saksikan Laga 'Final' Villa Versus Liverpool

Tak cukup di situ. Bintang muda Nico Paz, yang musim ini sedang bersinar, turut mencatatkan nama di papan skor. Umpan terobosan dari Máximo Perrone dibaca sempurna, aksi penyelesaian klinis, sempat kontroversial, namun VAR mengesahkan. 1-4. Torino makin runtuh.

Dan sebagai penutup yang menyakitkan, Martin Baturina melepaskan penyelesaian indah ke sudut kanan bawah. 1-5. Torino tersungkur, Como merayakan malam sempurna.

BACA JUGA:  City Kontra Wolves, Laga Bikin Merinding

Kemenangan ini membawa skuad Cesc Fàbregas melonjak ke peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan 17 poin. Torino? Terperosok di posisi ke-12 dengan 11 poin—dan penuh tanda tanya besar.(maq)