Duel Penentuan Tahta Grup G: Juventus vs Manchester City

Rodri dan Haaland dimasukkan di babak kedua kala melawan Wydad Casablanca di Piala Dunia Antarklub. Foto: via Daily Mail

Di Piala Dunia Antarklub

edisiana.com – Pertarungan seru memperebutkan posisi teratas di klasemen Grup G akan mempertemukan dua raksasa Eropa, Juventus dan Manchester City, dalam laga terakhir fase grup Piala Dunia Antarklub FIFA 2025.

Pertandingan ini akan digelar di Stadion Camping World, Orlando, pada Kamis waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. The Citizens wajib meraih kemenangan jika ingin menghindari Real Madrid di babak 16 besar.

Kedua tim sudah memastikan tiket ke fase gugur, namun posisi puncak grup masih diperebutkan. Juventus saat ini berada di atas angin berkat selisih gol yang sedikit lebih baik dibanding City, setelah sama-sama meraih dua kemenangan dari dua laga awal.

BACA JUGA:  Hengkang dari Madrid, Ancelotti Jadi Rebutan Klub-klub Italia

Juventus tampil impresif sejak laga pembuka dengan kemenangan telak atas Al-Ain, lalu melanjutkannya dengan kemenangan 4-1 atas Wydad AC di Philadelphia.

Kenan Yildiz menjadi sorotan dengan torehan tiga gol dalam dua laga, meski satu gol atas Wydad diklasifikasikan sebagai bunuh diri oleh Abdelmounaim Boutouil.

Meski menghadapi musim domestik yang penuh tantangan — termasuk rekor 16 hasil imbang di Serie A — pelatih kepala Igor Tudor mampu membawa Juventus tampil meyakinkan di turnamen ini.

Menurut Sport Mole, Juventus saat ini sedang dalam performa positif, tak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, dan memiliki catatan apik atas City dengan tiga kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 2-0 di Liga Champions pada Desember 2024.

BACA JUGA:  Rodri Targetkan Tahun Ini Main Lagi

Sementara itu, sang juara bertahan Manchester City mengawali kampanye mereka dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Wydad AC, sebelum menghancurkan Al-Ain 6-0 di laga kedua di Atlanta. Ilkay Gundogan mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, disusul oleh Erling Haaland, Oscar Bobb, Claudio Echeverri, dan pemain anyar Rayan Cherki.

Meski puas dengan hasil besar, Pep Guardiola menilai timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Kegagalan mencetak gol ketujuh membuat City tertinggal secara selisih gol dari Juventus, yang telah mencetak sembilan gol dari dua laga.

Dengan kedua tim sama-sama belum kebobolan di turnamen ini, pertandingan nanti diprediksi berlangsung ketat. Namun City memiliki tekanan lebih besar — hanya kemenangan yang bisa membawa mereka ke puncak klasemen dan menghindari kemungkinan bertemu Real Madrid di babak 16 besar.(maq)