Spanyol Juara Grup B Tanpa Terkalahkan

Kiper Spanyol David Raya menyelamatkan gawangnya dari serangan Albania. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Spanyol memastikan mengalahkan Albania dengan skor tipis 1-0 untuk menjadikannya tiga kemenangan dari tiga pertandingan di Grup B pada Selasa dinihari, 25 Juni.

Kemenangan ini tentu memastikan Spanyol memperoleh tiket ke babak 16 besar sebagai juara grup.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente melakukan 10 perubahan pada tim yang memulai kemenangan atas juara bertahan Italia.

Beberapa pemain memberi bahan pemikiran kepada De La Fuente menjelang akhir turnamen, tidak terkecuali Torres. Yang menjadi pemain terbaik pertandingan,  secara klinis mencetak gol pada menit ke-13 untuk menyelesaikan pertandingan.

Raihan ini membuat Spanyol menyamai prestasi mereka pada tahun 2008. Kala mereka juga memenangkan setiap pertandingan grup dalam perjalanan meraih gelar juara.

BACA JUGA:  Messi Bertemu PSG di Babak Gugur Piala Dunia Antarklub

Sementara itu harapan Albania untuk lolos ke babak sistem gugur pupus. Mereka finis di posisi terbawah grup dengan satu poin.

Melansir ESPN, Spanyol menduduki puncak grup dengan sembilan poin. Sedangkan Italia berada di urutan kedua dengan empat poin setelah mereka bermain imbang 1-1 di menit-menit akhir dengan Kroasia yang berakhir di peringkat ketiga dengan dua poin.

Kekalahan Albania juga berdampak di tempat lain, yang berarti Prancis, Belanda dan Inggris melaju ke babak berikutnya sebelum pertandingan grup terakhir mereka.

Bek tengah Aymeric Laporte menjadi satu-satunya pemain Spanyol yang dipertahankan saat De La Fuente melenturkan pemain skuadnya.

Albania mungkin merasakan peluang untuk menciptakan sejarah dan ribuan pendukung mereka — yang mengenakan pakaian merah dan hitam — menciptakan suasana yang panas saat pertandingan dimulai di sepanjang Sungai Rhine.

BACA JUGA:  Xavi Sebut Tiga Striker Terbaik Dunia, Mbappe Tidak Masuk

Namun kabut merah masih menyelimuti lapangan, ketika Spanyol mengingatkan dengan jelas akan kedalaman skuad mereka.

Dani Olmo membelah pertahanan Albania dengan umpan mistar gawang dan Torres, menggantikan pemain berusia 16 tahun yang diistirahatkan Lamine Yamal di sayap kanan, melepaskan tendangan kaki kiri yang membentur tiang.

Spanyol, yang mengenakan seragam kedua berwarna kuning pastel, mengendalikan tempo babak pembukaan sedemikian rupa. Sehingga Albania, dengan seluruh energinya, tidak mampu memberikan apa pun kepada pendukungnya untuk dimakan.

Albania membutuhkan waktu 45 menit untuk memaksa David Raya melakukan penyelamatan dan itu adalah penyelamatan yang bagus ketika kiper Arsenal melompat ke kiri untuk menahan tembakan Kristjan Asllani.

Spanyol yang berjalan santai sempat meningkatkan kecepatan di awal babak kedua. Joselu menunjukkan ketangkasan yang luar biasa untuk melepaskan tendangan voli yang melambung di atas mistar gawang dari umpan silang  Alejandro Grimaldo

BACA JUGA:  Leicester Menjaga Jarak dengan Ipswich

Albania kembali bersuara dengan masuknya Armando Broja dari bangku cadangan pada menit ke-60. Dia hampir memberikan dampak langsung saat ia mencoba melepaskan tembakan melewati Raya. Tapi sang kiper menjulurkan lengan kirinya untuk menepisnya.(maq)