edisiana.com – Manchester City kembali tersenyum. Di Etihad Stadium, The Sky Blues menundukkan Wolverhampton dengan skor meyakinkan 2-0, sebuah kemenangan yang terasa lebih besar dari sekadar tiga poin. Ini adalah malam milik wajah-wajah baru: Marc Guehi dan Antoine Semenyo.
Tanpa Erling Haaland di starting XI, Pep Guardiola mempercayakan lini depan kepada Omar Marmoush. Keputusan itu terbayar.
Penyerang asal Mesir tersebut membuka keunggulan City di babak pertama, memberi ketenangan bagi publik Etihad yang sempat diliputi keraguan usai dua kekalahan beruntun.
Namun sorotan utama kembali tertuju pada Antoine Semenyo. Golnya ke gawang Wolves semakin menegaskan kesan kuat sejak kedatangannya dari Bournemouth.
Striker Ghana itu kini telah mencatatkan tiga gol hanya dalam empat pertandingan, sebuah statistik yang berbicara lantang.
Sabtu, 24 Januari, melawan tim juru kunci Liga Primer, Semenyo sekali lagi tampil menentukan.
Golnya memastikan kemenangan 2-0 dan sekaligus menepis bayang-bayang negatif setelah kekalahan dari Manchester United dan Bodø/Glimt. Di lini belakang, Marc Guehi juga tampil tak kalah penting.
Baru didatangkan dari Crystal Palace pekan lalu, bek Inggris tersebut langsung menjadi solusi darurat bagi pertahanan City yang rapuh akibat absennya Ruben Dias dan John Stones. Guehi tampil disiplin, tenang, dan memberi keseimbangan yang sangat dibutuhkan.
Manchester City mungkin masih dalam fase transisi, tetapi satu hal jelas: dengan Semenyo yang tajam dan Guehi yang solid, Etihad mulai menemukan kembali denyut optimismenya.(maq)










