edisiana.com – Manchester United jatuh di titik nadir terburuk penampilan. Menurut Erik Ten Hag, karena tim asuhannya kurang percaya diri.
West Ham menghajar Manchester United pada Sabtu malam kemarin dengan skor 2-0. Gol di babak kedua dari Jarrod Bowen dan Mohammed Kudus membuat United mengalami awal musim terburuk sejak 1930.
Mereka kalah 13 pertandingan di semua kompetisi pada tahap musim ini untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
United lesu di Stadion London meski mendominasi penguasaan bola dalam waktu lama. Dengan minum peluang gol.
“Kami harus mengambil tanggung jawab, jika Anda adalah pemain Manchester United, harus melakukannya bersama-sama,” ucap bos Manchester United, Ten Hag dinukil dari ESPN pada Ahad ini.
Setan Merah hanya mencetak 18 gol dalam 18 pertandingan liga musim ini. Dan Rasmus Hojlund mencatatkan hanya 17 sentuhan sebelum pergantian pemain pada menit ke-57.
Penggantinya Marcus Rashford bernasib sedikit lebih baik, karena Alejandro Garnacho, Antony dan Bruno Fernandes semuanya juga gagal mencetak gol.
“Mereka mampu melakukannya. Saya tahu Rashford bisa mencetak gol, Holjund bisa mencetak gol, Antony bisa mencetak gol, Garnacho bisa mencetak gol, Bruno bisa mencetak gol, Scott McTominay bisa mencetak gol,” jelas dia menambahkan.
Menurutnya, Manchester United memiliki kemampuan untuk mencetak gol dalam setiap pertandingan. Cuma kurangnya rasa percaya diri.
“Kami harus tetap bersatu namun juga harus percaya pada diri mereka sendiri bahwa mereka bisa melakukannya, bahwa mereka bisa mencapai tujuan,” tuturnya.
Baik itu, dia melanjutkan, di dalam kotak penalti, mau pun di luar dengan jarak yang enam yard. “Di sana harus datang sebagai seorang striker. Kami menyerang dengan 11 pemain. Jadi dengan salah satu dari mereka mencetak gol,” paparnya.
Ten Hag tetap mendukung Holjund yang terus kena kritik. Pemain yang direkrut musim panas senilai £72 juta dari Atalanta ini telah mencetak lima gol di Liga Champions. Tapi belum mencatatkan satu gol pun atau assist dalam 15 penampilan Liga Premier.
“Saya pikir dia memiliki karakter yang sangat kuat dan dia bisa mengatasi tekanan tersebut. Saya menariknya keluar, dia sakit selama seminggu. Sedikit kekurangan tenaga. Jadi dalam hal ini, saya melindunginya,” terangnya.(maq)
Manchester United Alami Musim Terburuk Sejak 1930











