edisiana.com – AC Milan mengirim pesan keras kepada rival sekotanya. Dalam laga penuh urat syaraf, Rossoneri menaklukkan Inter 1-0 dan langsung melesat ke posisi dua klasemen Serie A.
Pahlawannya? Christian Pulisic, sang “Captain America” yang kembali menulis namanya di atas panggung terbesar.
Gol yang memecah kebuntuan lahir di babak kedua—sebuah gol yang lebih merupakan hadiah dari kesalahan fatal Yann Sommer.
Kiper Inter itu gagal menangkap tembakan Alexis Saelemaekers, dan Pulisic yang sigap menyambar bola liar dari jarak dekat untuk membuat San Siro merah membara.
Inter tidak tinggal diam. Drama meletup 17 menit jelang bubaran ketika VAR menunjuk titik putih setelah Strahinja Pavlovic dinilai menabrak Marcus Thuram. Stadion menahan napas.
Di sinilah panggung duel saraf antara mantan dan mantan: Hakan Çalhanoglu melangkah dari jarak 12 yard untuk menembak jantung mantan klubnya.
Namun Mike Maignan, kiper Prancis yang tampil bak raksasa malam itu, membaca arah bola dengan sempurna dan menepis tembakan rendah Çalhanoglu yang mengarah ke sudut kiri bawah.
Itu bukan satu-satunya aksi heroik Maignan. Sebelumnya, ia sudah menggagalkan peluang emas Lautaro Martínez, sebuah penyelamatan yang menjaga ritme Rossoneri tetap hidup sejak babak pertama.
Melansir BBC, kemenangan krusial ini membawa Milan naik ke posisi kedua, hanya terpaut dua angka dari Roma yang sebelumnya menang 3-1 atas Cremonese.
Inter, yang gagal memanfaatkan peluang emas, terlempar ke urutan keempat—satu poin di belakang Milan dan dua poin dari Roma.
San Siro kembali berdenyut, dan Milan mengirim pesan keras: perlombaan Scudetto belum selesai.(maq)











