BP Batam Kaji Biaya Menarik Air dari Lingga

539

SAMPAI 2021 PASOKAN AIR BAKU AMAN

Batam, edisiana.com – Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, menyampaikan beberapa program strategis daerah tangkapan air (DTA) waduk yang dapat dikembangkan.

“Kami proyeksikan jumlah air baku sampai 2021 masih tercukupi. BP Batam telah menyusun opsi-opsi perencanaan pengembangan waduk di Batam dan beberapa sumber air di luar Batam, salah satunya daerah Busung,” kata Enoh seperti dalam rilisnya, Sabtu, 24 Oktober 2020.

BACA JUGA:  Batam Siapkan Tiga Pintu Masuk Pebisnis Singapura

Enoh manambhakn, pihaknya juga sedang mengkaji sumber air di Pulau Lingga dan sudah menugaskan tim khusus untuk melihat secara langsung kondisi ketersediaan air baku di sana.

“Berdasarkan hasil pengamatan, sumber air baku di Lingga tersedia hingga 2.400 liter per detik. Memang besar, namun kami harus menghitung biaya untuk menarik air dari Lingga ke Batam. Meski demikian, akan kami jadikan opsi untuk jangka panjang ke depannya untuk Batam, dan untuk saat ini BP Batam akan fokus untuk mengoptimalkan waduk yang ada,” kata Enoh.

BACA JUGA:  330 Ditpam Batam Tes Kesamaptaan

Enoh berharap, melalui program penanaman pohon pada Sabtu ini, 24 Oktober 2020 manfaat jangka panjangnya dapat dirasakan para generasi penerus Kota Batam di masa depan. (maq)

BAGIKAN