Szoboszlai Selamatkan Liverpool di Detik Terakhir, Newcastle Dipaksa Imbang 2-2

Szoboszlai menyelamatkan Liverpool dari kekalahan. Foto: via BBC

edisiana.com – Liverpool nyaris pulang dari St James’ Park dengan tangan kosong. Ketika kekalahan sudah berada di depan mata, Dominik Szoboszlai muncul sebagai penyelamat lewat penalti dramatis di detik-detik terakhir untuk memaksa Newcastle bermain imbang 2-2.

Newcastle membuka pertandingan pada Ahad malam dengan penuh energi. Tuan rumah bahkan berhasil mencuri keunggulan lebih dulu melalui Anthony Elanga.

Mantan pemain Manchester United itu mencetak gol pertamanya untuk Newcastle setelah menerima umpan dari William Osula. Elanga kemudian menunjukkan ketenangan untuk melepaskan tembakan akurat ke sudut jauh gawang Liverpool.

BACA JUGA:  Leicester Kembali ke Premier League

The Reds membutuhkan waktu hingga babak kedua untuk menemukan jawabannya. Cody Gakpo tampil sebagai pemecah kebuntuan dengan sebuah tembakan jarak jauh yang luar biasa. Bola meluncur deras dan tidak mampu dihentikan kiper Newcastle, Lukas Hornicek.

Namun, kegembiraan Liverpool hanya bertahan selama dua menit.

Newcastle kembali memimpin setelah Joe Willock melepaskan tendangan akurat ke sudut bawah gawang. St James’ Park kembali bergemuruh dan tiga poin tampak semakin dekat bagi tuan rumah.

BACA JUGA:  Klopp: Alonso dari Keluarga Pelatih Bola

Liverpool terus mengejar gol penyama kedudukan, tetapi waktu semakin menipis. Newcastle bahkan tampak sudah mengunci kemenangan hingga sebuah insiden di kotak penalti mengubah segalanya.

Hall melakukan pelanggaran terhadap Munoz dan wasit menunjuk titik putih.

Tekanan berada di pundak Szoboszlai. Namun, gelandang asal Hungaria itu tetap tenang menghadapi situasi krusial tersebut.

Dengan eksekusi yang dingin, Szoboszlai mengirim bola ke gawang dan menyelamatkan Liverpool di nyaris detik terakhir pertandingan.

Dari hampir kalah menjadi membawa pulang satu poin. Liverpool memang belum tampil sempurna, tetapi Szoboszlai memastikan malam di St James’ Park tidak berakhir dengan mimpi buruk bagi The Reds.(maq)