Bola  

Bruno Fernandes Diberi Batas Waktu untuk Putuskan Tawaran Fantastis dari Al-Hilal

Bruno Fernandes menikmati kemenangan Piala FA. Foto: MetroSports

edisiana.com – Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, dikabarkan memiliki waktu hingga akhir Mei untuk menentukan masa depannya—tetap bertahan di Old Trafford atau menerima tawaran menggiurkan dari klub Liga Pro Saudi, Al-Hilal.

Al-Hilal dilaporkan siap mengajukan penawaran resmi dalam beberapa hari ke depan dengan nilai transfer sekitar £100 juta kepada Manchester United.

Mereka juga menyiapkan paket kontrak luar biasa untuk Fernandes, yakni kesepakatan tiga tahun dengan gaji mencapai £700.000 per pekan, ditambah potensi bonus hingga £65 juta per tahun.

BACA JUGA:  Atletico Madrid Kehilangan Dua Poin di Kandang Sociedad

Sinyal perpisahan sempat diungkapkan Fernandes usai kekalahan United di final Liga Europa. Dalam pernyataannya, ia mengakui akan menghormati keputusan klub jika mereka memilih untuk melepasnya.

“Jika klub merasa sudah waktunya berpisah karena mereka ingin mendapatkan uang atau alasan lainnya, ya sudahlah,” ujar Fernandes seperti dinukil dari Mirror pada hari ini.

“Saya selalu berkata bahwa saya akan tetap di sini sampai klub mengatakan sudah waktunya untuk pergi. Saya ingin membawa klub ini kembali ke masa-masa hebat,” tambahnya.

Fernandes telah menjadi sosok kunci di lini tengah United sejak bergabung pada Januari 2020. Namun dengan United bersiap untuk melakukan perombakan besar di musim panas, termasuk menyesuaikan diri dengan aturan keuangan dan mencari dana untuk belanja pemain baru, masa depannya pun menjadi sorotan.

BACA JUGA:  Liverpool Siap Melepas Salah

Al-Hilal ingin menuntaskan kesepakatan ini secepat mungkin agar Fernandes bisa bergabung sebelum digelarnya Piala Dunia Antarklub bulan depan, di mana klub asal Arab Saudi itu akan ambil bagian sebagai tuan rumah.

Kini keputusan ada di tangan Fernandes. Apakah ia akan tetap memimpin United dalam proses pembangunan kembali, atau memulai babak baru dalam kariernya dengan kontrak yang bisa mengubah hidup di Timur Tengah?(maq)