City Kejar Treble, Soton Bawa Luka Lama ke Wembley

Tijjani Reijnders mencetak gol untuk Manchester City. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Laga panas tersaji di semifinal Piala FA saat Manchester City menantang Southampton di Wembley, Sabtu malam (25/4/2026). The Citizens datang dengan ambisi besar: menjaga asa treble domestik musim ini.

Sebagai kolektor tujuh gelar Piala FA, City tampil meyakinkan setiap kali menghadapi tim di luar Liga Premier.

Statistiknya mencolok—21 kemenangan beruntun dengan torehan 84 gol dan hanya 11 kali kebobolan. Angka yang menunjukkan dominasi mutlak.

BACA JUGA:  Aguero: Jangan Lupakan MU Musim Depan

Namun, ada satu catatan yang bisa membuat Soton sedikit percaya diri. Tim asuhan Pep Guardiola kerap tersandung di Wembley dalam ajang ini.

Enam kekalahan dari tujuh laga Piala FA di stadion tersebut menjadi noda yang belum sepenuhnya terhapus.

Satu kekalahan lain bahkan terjadi di DW Stadium saat melawan Wigan pada Februari 2018.

Di sisi lain, melansir Sport Mole menyebutkan Southampton datang dengan sejarah yang kurang bersahabat. The Saints belum pernah kembali ke final sejak 2003.

BACA JUGA:  MU Lolos Liga Eropa, Newcastle Tersingkir

Bahkan, mereka tersingkir dalam sembilan dari 13 semifinal yang pernah dijalani. Terakhir, mereka harus mengakui keunggulan Leicester City pada musim 2020-21.

Fakta menarik lainnya, delapan dari sembilan tim yang menyingkirkan Southampton di semifinal justru melaju hingga menjadi juara. Satu-satunya pengecualian adalah Arsenal pada musim 1926-27.

Dengan statistik kontras dan tekanan berbeda, duel ini bukan sekadar perebutan tiket final. Ini soal pembuktian—apakah City mampu mematahkan kutukan Wembley, atau justru Southampton yang menulis kejutan besar.(maq)