edisiana.com – Langkah timnas Italia menuju Piala Dunia kali ini tidak mudah. Gli Azzurri harus lebih dulu melewati hadangan Tim nasional sepak bola Irlandia Utara pada semifinal play-off yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 26 Maret.
Namun, tantangan tak berhenti di situ. Jika mampu melewati laga tersebut, Italia masih harus bertarung di partai final play-off pada 31 Maret.
Melansir BBC, lawan yang menunggu adalah pemenang duel antara Tim nasional sepak bola Wales dan Tim nasional sepak bola Bosnia dan Herzegovina. Satu tiket menuju turnamen musim panas dipertaruhkan.
Ironisnya, perjalanan sulit ini kontras dengan sejarah besar Italia. Sejak merengkuh gelar Piala Dunia keempat pada 2006, performa Gli Azzurri di ajang paling prestisius itu justru merosot tajam.
Padahal, Italia sempat mengangkat trofi UEFA Euro 2020 (digelar 2021). Namun, fakta bahwa mereka belum lagi tampil di Piala Dunia sejak 2014 menjadi noda besar bagi negara dengan tradisi sepak bola kuat.
Kini, harapan disandarkan kepada Gennaro Gattuso. Mantan gelandang bertahan yang menjadi bagian dari skuad juara dunia 2006 itu mendapat mandat untuk mengakhiri penantian panjang.
Dengan pengalaman melatih 10 klub dalam 12 tahun, Gattuso diharapkan mampu membawa Italia kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia.
Tantangannya jelas tidak ringan—tetapi inilah momen pembuktian bagi Gli Azzurri.(maq)








