16 Klub Liga Inggris Kompak Ingin Man City Terdegradasi

Pemain Manchester City merayakan kemenangan. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Pep Guardiola mengklaim sebagian besar klub di Liga Premier  kompak memusuhi Manchester City.  Mereka ingin City terdegradasi.

City terkunci dalam pertarungan dengan divisi teratas setelah mereka didakwa dengan 115 pelanggaran aturan keuangan, dengan putusan yang diharapkan pada tahun baru.

Degradasi adalah salah satu hukuman yang mungkin dijatuhkan jika City terbukti bersalah atas pelanggaran serius.

Dan Guardiola mengakui anggapan para pesaingnya bahwa City bersalah turut memengaruhi keputusannya minggu ini untuk memperpanjang kontraknya.

“Saya membaca sesuatu tentang bagaimana kami harus segera terdegradasi.
Sekitar 75 persen klub menginginkannya, karena saya tahu apa yang mereka lakukan di balik layar dan hal-hal semacam ini,” terang Guardiola dinukil dari Daily Mail pada hari ini.

BACA JUGA:  Ditahan Imbang Shakhtar 1-1, Madrid Lolos 16 Besar

“Apa yang terjadi jika kita terdegradasi? Saya akan berada di sini. Saya tidak tahu posisi apa yang akan mereka berikan kepada kita. Tetapi kami akan bangkit dan bangkit lagi ke Liga Premier. Saya merasakannya,” imbuhnya.

Guardiola angkat bicara setelah pertemuan puncak Liga Primer di London, di mana klub-klub menyetujui perubahan aturan sponsorship meskipun City berupaya agar aturan tersebut dibatalkan.

City berpendapat bahwa kerangka kerja seputar transaksi pihak terkait dan kesepakatan yang dibuat klub dengan perusahaan yang terkait dengan pemiliknya batal demi hukum.

BACA JUGA:  Xavi: Kami Main Bagus, tapi Hasilnya Buruk

Setelah gugatan hukum yang mereka picu menganggap beberapa bagian dari peraturan tersebut melanggar hukum. Namun, 16 dari 20 klub memberikan suara mendukung amandemen Liga Primer.

City menuduh Liga Premier tergesa-gesa dalam mengubah aturan dan kepala eksekutif Richard Masters menyesatkan klub ketika dia mengatakan amandemen yang diusulkan dapat dilakukan dengan cepat.

Mereka meminta penundaan hingga panel yang menganggap beberapa bagian aturan melanggar hukum kembali dengan putusan tentang apakah itu berarti perubahan — seperti memasukkan pinjaman pemegang saham dalam aturan.

BACA JUGA:  Terlilit Utang, Ratcliffe Cicil Pinjaman Bank Manchester United

Aston Villa secara terbuka mendukung City, namun hanya Newcastle United dan Nottingham Forest milik Arab Saudi yang bergabung.(maq)