City Kebobolan, Pep Guardiola Ngamuk

Rodri kembali mengalami cedera. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Pep Guardiola mengamuk. Kursi ditendang dan marah ke arah staf pelatih setelah Arsenal menyamakan kedudukan. Tapi akhir tim asuhan Mikel Arteta unggul 2-1 di babak pertama.

Laga langsung terhenti. Gelandang Rodri bertabrakan dengan pemain Arsenal. Namun setelah dirawat dokter pemain asal Spanyol itu dapat melanjutkan kembali permainannya.

Tuan rumah mendominasi permainan. Dengan lebih banyak menekan tamunya. Saat menit kesembilan Erling Haaland mencetak gol.

Saat dia menerima umpan terobosan dari Savinho. Setiba di kotak penalti, striker Haaland langsung menghajarnya tanpa bisa dihalau kiper David Raya.

BACA JUGA:  Mane Sempat Ribut Sama Nagelsmann

The Sky Blue terus menekan. Hingga mendapat bola sepak pojok. Tapi saat dilakukan tendang pendek, Rodri bertabrakan lagi.

Pertandingan pun dihentikan. Rodri mendapatjab perawatan. Tapi dia tidak bisa melanjutkan permainan. Rodri ditarik digantikan oleh Kovacic.

Sayang keunggulan City tidak berlangsung lama. Saat The Citizen belum siap, The Gunners dengan cepat melepas bola mati.
Dan diterima Martinelli. Nah, di dekat kotak terlarang pemain Brasil itu memberikan umpan kepada Riccardo Calafiori.

Bek asal Italia itu lantas melepaskan tembakan keras dan masuk ke pojok atas gawang Ederson. Nah, saat spontas Pep Guardiola mengamuk.

BACA JUGA:  Empat Striker Top Dalam Incaran Setan Merah

Dia menendang bangkunya sendiri. Sambil memaki stafnya yang duduk di bangku cadangan. Pep terlihat gelisah, jalan mondar mandir di pinggir lapangan.

Arsenal percaya diri. Mencoba menguasai permainan dan menekan tuan rumah. Mariam London akhir mendapat sepak pojok.

Saka yang ditunjuk melakukan tendangan Kornel langsung memberikan ke tiang jauh sebelah kanan. Saliba yang tak terkawal langsung menyundul tanpa bisa dihalau kiper Ederson.

Posisi pun berubah. City menekan habis-habisan Arsenal untuk mengejar ketertinggalan. Hingga Trossard melakukan pelanggaran kepada Savinho.

Wasit pun lalu mengeluarkan kartu merah setelah memberi kartu kuning kedua. Kendati Arsenal bermain dengan 10 orang tapi sampai habis babak pertama skor tak berubah, tetap 1-2.(maq)