Como Tertahan 1-1 di Markas Udinese, Dominasi Berujung Satu Poin

Tasos Douvikas saat mencetak gol ke gawang Udinese. Foto: via Giorno

edisiana.com – Como harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Udinese pada Sabtu malam (22/8/2026). Meski tampil dominan dan lebih banyak melepaskan tembakan tepat sasaran, klub yang dimiliki pengusaha Indonesia itu gagal mengamankan kemenangan.

Laga pembuka di Stadio Friuli berlangsung ketat sejak menit awal. Como berusaha mengambil inisiatif permainan. Namun, pertahanan Udinese tampil disiplin. Lini depan Como kesulitan menembus kotak penalti karena pagar pertahanan tuan rumah begitu rapat.

Justru Udinese yang mampu bermain lebih efektif. Hanya melalui satu-dua kali serangan, mereka berhasil membuka keunggulan pada menit ke-29.

Hassane Kamara mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan dari tengah kotak penalti yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang. Gol tersebut lahir dari umpan terobosan Jurgen Ekkelenkamp dalam sebuah serangan balik cepat.

BACA JUGA:  Chelsea Sukses di Selhurst Park

Tertinggal satu gol, Como langsung berusaha merespons. Tim asuhan Cesc Fabregas mendapat sejumlah peluang, salah satunya melalui sundulan Tasos Douvikas dari tengah kotak penalti. Namun, kiper Udinese Maduka Okoye masih sigap mengamankan bola.

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin menarik. Como meningkatkan tekanan demi mencari celah di pertahanan Udinese.

Nico Paz menjadi salah satu pemain yang mencoba peruntungan. Tembakannya dari luar kotak penalti masih mampu dimentahkan Okoye.

Namun, tembok Udinese akhirnya runtuh pada menit ke-54. Tasos Douvikas berhasil mencetak gol dari jarak sangat dekat ke sudut kanan bawah gawang setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.

BACA JUGA:  Gol Bunuh Diri Malacia dan Maguire Buyarkan Kemenangan MU

Gol tersebut membuat Como semakin percaya diri. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke pertahanan tuan rumah.

Douvikas kembali memperoleh peluang dari tengah kotak penalti. Sayangnya, Okoye kembali tampil gemilang dan menyelamatkan gawang Udinese.

Tak lama berselang, giliran Mattia Liberali yang mengancam. Mendapat umpan dari Yan Couto, Liberali melepaskan tembakan keras. Lagi-lagi, Okoye menjadi penghalang dan berhasil menepis bola.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Como pun harus puas dengan satu poin dari lawatan ke markas Udinese.

BACA JUGA:  Yamal Pecahkan Rekor Pele

Hasil tersebut jelas bukan yang diharapkan Como. Apalagi, musim ini mereka memiliki target tinggi setelah tampil di Liga Champions.

Dominasi permainan dan banyaknya peluang belum cukup mengantar Como meraih kemenangan pada laga tersebut.(maq)