Ibu Mbappe Negosiasi Kontrak Anaknya di Doha

348
Kylian Mbappe. Foto : Getty

Bola, edisiana.com – Paris Saint Germain (PSG) tengah berusaha meyakinkan Kylian Mbappe untuk bertahan di Paris. Dengan mengimingi-imingi ban kapten dan insentif. 

Sumber ESPN pada liburan ini ibu Mbappe, Fayza Lamari, akan mengisinya ke Timur Tengah bersama putra bungsunya Ethan minggu ini. Libur ini sekaligus untuk melanjutkan negosiasi dengan PSG.

Sumber tadi mengatakan bahwa ibu Mbappe juga bisa bertemu Emir Qatar yang memiliki PSG dan Presiden PSG, AL-Khelafi. Tentunya untuk penentuan kontrak anaknya. 

Setelah itu Lamari berencana untuk melakukan perjalanan ke Madrid untuk bertemu dengan perwakilan di kantor depan Real.

BACA JUGA:  Tim Negara Kecil Tahan Amerika

Real Madrid merasa masih menjadi  favorit untuk merekrut Mbappe dengan status bebas transfer musim panas ini. Namun PSG sekarang juga yakin bahwa mereka dapat membujuknya untuk tetap di Paris.

Salah satu poin utama untuk Mbappe adalah hak citranya, sesuatu yang telah dibahas panjang lebar minggu ini di Doha. 

Pria berusia 23 tahun ini ingin mengontrol 100 persen hak citranya. Sehingga dia dapat memutuskan merek dan perusahaan tempat dia bekerja. 

Sumber mengatakan pemimpin Ligue 1 siap untuk mengabulkan permintaan itu dengan cara yang sama seperti yang mereka lakukan dengan Messi. 

BACA JUGA:  Luke Shaw: Rasa Aneh di Posisi Baru

Namun, Real Madrid memiliki kebijakan untuk mempertahankan 50 persen hak citra untuk setiap pemain di klub. Dan ini belum pernah terjadi sebelumnya bagi presiden Los BlancosFlorentino Perez untuk menerima permintaan Mbappe.

Hal lain yang ditanyakan oleh perwakilan Mbappe adalah berapa banyak yang akan diinvestasikan PSG di musim panas untuk membuat tim mereka lebih kompetitif. 

Direktur olahraga Leonardo dan manajer Mauricio Pochettino yang masa depannya di Parc des Princes setelah musim ini tidak pasti.  Skuat untuk 2022-23 dan klub menjanjikan tim yang lebih baik dengan adanya Mbappe. 

BACA JUGA:  Pulisic Solusi Sempurna untuk Juve

Laporan di Prancis pada bulan Maret mengatakan klub akan memberi Mbappe ban kapten sebagai insentif untuk tinggal dan memenuhi mimpinya mengangkat trofi Liga Champions pertama PSG.

Secara pribadi, Mbappe mengatakan bahwa dia belum memutuskan di mana dia akan bermain musim depan. Dia tidak terburu-buru untuk memberi tip dan bisa menunggu hingga Juni atau lebih baru untuk memutuskan di mana dia memutuskan untuk bermain. bermain.(maq)

BAGIKAN