Aston Villa Ukir Sejarah, United Tersungkur di Villa Park

Rogers saat mencetak gol cantik ke gawang Manchester United. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Aston Villa terus menulis kisah emasnya. Di bawah sorotan lampu Villa Park, Senin dini hari, tim asuhan Unai Emery menaklukkan Manchester United 2-1 dan mencatat rekor terbaik mereka sebagai klub papan atas sejak 1914.

Sebuah kemenangan yang memperpanjang laju impresif menjadi 10 kemenangan beruntun di semua kompetisi—angka yang membuat Midlands bergemuruh.

Reaksi Emery merangkum malam yang penuh emosi itu: sang pelatih merobek mantelnya dan melemparkannya ke udara. Euforia itu wajar. Villa baru saja meraih kemenangan kandang kedua atas United dalam 27 laga Premier League, sebuah kutukan yang akhirnya runtuh.

BACA JUGA:  Hojbjerg: Terkadang Ombak Tinggi di Dalam Sepak Bola

Sebaliknya, malam itu menjadi mimpi buruk bagi Ruben Amorim. Selain kalah, United juga kehilangan jantung permainan mereka. Bruno Fernandes tumbang karena cedera di babak pertama.

Meski sang kapten memaksakan diri bertahan hingga jeda, ia tak kembali untuk paruh kedua—berjalan tertatih ke bangku cadangan, pertanda absensi panjang yang mengintai Old Trafford.

Villa unggul lebih dulu lewat Morgan Rogers, yang tengah berada di puncak performa. Satu menit sebelum jeda, ia melepaskan tembakan melengkung indah ke sudut gawang—gol yang terasa seperti tanda takdir.

United sempat membalas di masa tambahan waktu babak pertama, ketika Matheus Cunha memanfaatkan kesalahan Matty Cash untuk menyamakan skor.

BACA JUGA:  Gara-gara Polisi Mogok Kerja, Duel Feyenoord Vs Ajax Batal

Amorim mencoba mengubah nasib dengan memasukkan dua talenta muda, Jack Fletcher dan Shea Lacey, yang mencatatkan debut mereka di babak kedua.

Namun peluang emas United justru terbuang: Cunha gagal dari jarak enam yard, sundulannya melenceng saat kesempatan terbuka lebar.

Dan seperti deja vu, Rogers kembali menjadi algojo. Ia melewati Leny Yoro untuk kedua kalinya, lalu mengirimkan tembakan melengkung yang nyaris identik dengan gol pertamanya, menaklukkan Senne Lammens.

Gol itu menjadi gol keenam Rogers dalam enam laga liga—sebuah statistik yang berbicara lantang.

Melansir BBC, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Aston Villa kini memperketat persaingan di papan atas, mendekati Arsenal di puncak klasemen dengan selisih hanya tiga poin.

BACA JUGA:  Biarkan Ronaldo Main Dulu, Sancho dan Antony Minggir

Villa bermimpi besar, dan malam di Villa Park ini terasa seperti awal dari sesuatu yang lebih besar.(maq)