edisiana.com – Juara bertahan tak memberi ampun. Chelsea membantai Liverpool 9-1 untuk melaju ke semifinal Piala Liga Wanita dengan cara paling brutal. Manchester City, finalis musim lalu, juga memastikan tiket mereka dengan kemenangan besar lainnya. Semifinal pun menjanjikan duel raksasa.
Di London, pertandingan berubah menjadi mimpi buruk bagi Liverpool sejak awal. Sam Kerr langsung memukul dua kali, membuka jalan bagi pesta gol.
Setelah itu, Johanna Rytting Kaneryd menggila dengan hat-trick, memperlihatkan perbedaan level yang kejam.
Chelsea belum selesai. Wieke Kaptein mencetak dua gol, disusul kontribusi Sjoeke Nüsken dan Millie Bright. Sembilan gol, satu pesan: Chelsea masih mesin penghancur.
Liverpool hanya mampu membalas lewat sundulan Jenna Clark. Terlalu sedikit, terlalu terlambat. Empat laga tanpa kemenangan di semua kompetisi dan kini terbenam di dasar klasemen Women’s Super League. Krisis nyata.
CITY JUGA TANPA AMPUN
Manchester City menyusul dengan cara tak kalah tegas. Menang 5-1 atas West Ham, City sudah unggul 2-0 hanya dalam 10 menit pertama lewat Kerolin dan Lauren Hemp.
West Ham sempat berharap ketika Riko Ueki melepaskan tembakan keras di menit ke-26.
Namun itu hanya ilusi. City kembali menginjak gas. Grace Clinton, Khadija Shaw, dan Laura Coombs memastikan kemenangan telak.
Hasilnya? Semifinal impian. Melansir BBC menyebut Chelsea vs Manchester City, di kandang City. Dua raksasa, satu tiket ke final. Pertarungan sesungguhnya baru saja dimulai.(maq)











