edisiana.com – Inter Milan kembali menunjukkan dominasinya di Liga Champions musim ini. Bertandang ke markas Union Saint-Gilloise, tim asuhan Christian Chivu meraih kemenangan meyakinkan 4-0 dan menjaga rekor sempurna tanpa kebobolan.
Kemenangan ini menambah daftar hasil positif Inter setelah sebelumnya menundukkan Ajax dan Slavia Praha. Empat gol kemenangan Nerazzurri dicetak oleh Denzel Dumfries, Lautaro Martínez, Hakan Çalhanoglu, dan Pio Esposito.
Meski menang besar, Inter sempat berada di bawah tekanan di awal laga. Tuan rumah hampir mencetak gol dalam tiga peluang emas dalam tiga menit pertama.
Yann Sommer menjadi penyelamat dengan menggagalkan peluang Promise David dan Mathias Rasmussen dalam situasi yang penuh kemelut di kotak penalti.
Setelah berhasil bertahan dari tekanan awal, Inter mulai menemukan ritme permainan. Peluang demi peluang tercipta, namun baru pada menit akhir babak pertama kebuntuan terpecahkan.
Martínez memaksa tendangan sudut yang kemudian dimanfaatkan Dumfries lewat sundulan tajam memanfaatkan bola kiriman Yann Bisseck.
Di masa injury time babak pertama, Lautaro Martínez menggandakan keunggulan dengan aksi individu yang memukau, menembus pertahanan lawan dan menaklukkan kiper Kjell Scherpen.
Memasuki babak kedua, Inter semakin mendominasi. Sebuah handball oleh Kevin Mac Allister di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Hakan Çalhanoglu mengeksekusi penalti dengan sempurna di menit ke-53, membawa Inter unggul 3-0.
Gol keempat datang dari Pio Esposito yang sebelumnya sempat menyia-nyiakan dua peluang emas. Kali ini ia sukses menyambar umpan silang dari Ange Yoan-Bonny untuk menutup pesta gol Inter di Brussels.
Inter Milan semakin kukuh di puncak klasemen grup dan belum kebobolan satu gol pun di Liga Champions musim ini. Menurut ESPN dengan performa solid di lini belakang dan lini serang yang tajam membuat mereka menjadi salah satu kandidat kuat di kompetisi ini.(maq)










