edisiana.com – Kejutan besar muncul dari City Ground setelah laporan mengungkap bahwa pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, terbuka untuk memecat manajer Nuno Espirito Santo.
Langkah mengejutkan ini datang meskipun pelatih asal Portugal tersebut berhasil membawa Forest bangkit dari ancaman degradasi hingga kini menempati posisi ketujuh klasemen Premier League.
Sejak ditunjuk sebagai manajer, Nuno telah memberikan dampak signifikan bagi Forest. Dalam waktu kurang dari dua tahun, ia mentransformasi klub dari calon degradasi menjadi kontestan Liga Europa.
Awal musim ini pun dimulai dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Brentford, diiringi dengan sejumlah rekrutan besar yang memperkuat skuad.
Namun, ketegangan mulai muncul setelah Nuno mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap kurangnya aktivitas transfer sebelum laga kontra Brentford. Ia merasa dibiarkan bekerja dengan skuad yang belum cukup kuat, yang kemudian memicu spekulasi tentang masa depannya di klub.
Menurut laporan dari Sport Mole, komentar Nuno tersebut memicu kemarahan Marinakis. Ketegangan internal di East Midlands pun meningkat, hingga muncul kabar bahwa jajaran manajemen klub mulai mempertimbangkan opsi pengganti pelatih.
Marinakis sendiri bukan sosok asing dari kontroversi. Ia sempat turun langsung ke lapangan untuk menegur Nuno usai hasil imbang 2-2 melawan Leicester City, menyusul miskomunikasi mengenai cedera serius Taiwo Awoniyi yang membuat tim bermain dengan 10 orang.
Ia juga terlihat hadir dalam wawancara terkait perpanjangan kontrak Morgan Gibbs-White, yang sempat diincar Tottenham Hotspur — tindakan yang dianggap tidak lazim bagi seorang pemilik klub.
Dua insiden tersebut telah menimbulkan citra negatif terhadap Marinakis di media sosial. Kini, kabar mengenai kemungkinan pemecatan Nuno semakin memperburuk persepsi publik terhadapnya.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak klub maupun Nuno terkait spekulasi ini. Namun, situasi ini menandakan bahwa ketegangan di internal Nottingham Forest bisa saja berdampak besar terhadap kelangsungan proyek ambisius yang tengah dibangun.(maq)










