Bola  

Sekarang Giliran Leicester Diadukan ke Komisi Independen, Promosi ke Premier Terancam?

Abdul Fatawu (depan) selebrasi usai mencetak gol. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Leicester City terancam terkena penalti pengurangan poin. Pasalnya Liga Premier  mengadukan klub tersebut ke komisi independen pada Kamis kemarin terkait dugaan pelanggaran aturan keuntungan dan keberlanjutan liga.

“Leicester, yang terdegradasi ke Championship musim lalu, gagal menyerahkan laporan keuangan mereka yang telah diaudit,” kata Liga Premier dikutip dari ESPN pada hari ini.

Dugaan pelanggaran tersebut, masih dalam pernyataan Premier, berkaitan dengan periode penilaian yang berakhir pada Musim 2022-23. Saat klub tersebut menjadi anggota Liga Premier.

“Persidangan akan dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh komisi independen,” ujar pihak berwenang Liga Inggris.

Jika terbukti bersalah, Leicester bisa  menjadi klub ketiga yang menghadapi pengurangan poin karena melanggar aturan pengeluaran Liga Premier. Yang sebelumnya Everton dan Nottingham Forest.

Peraturan Liga Premier menetapkan bahwa sebuah klub tidak boleh kehilangan lebih dari £105 juta ($133,6 juta) selama periode tiga tahun.

Leicester mengaku terkejut dan kecewa dengan keputusan liga yang membebankan biaya kepada mereka meski mereka bukan klub Liga Premier.

“LCFC tetap bersedia dan bersemangat untuk terlibat secara konstruktif dengan Liga Premier dan EFL untuk mencari penyelesaian yang tepat atas segala potensi tuduhan, oleh badan yang tepat, dan pada waktu yang tepat,” kata Leicester dalam sebuah pernyataan.

Leicester berada di urutan kedua di Championship, memiliki poin yang sama dengan pemimpin klasemen Leeds United. Keduanya mengejar promosi kembali ke Liga Premier.

Ipswich tertinggal satu poin dari keduanya dan berada di luar tempat promosi otomatis, meskipun Leicester memiliki satu pertandingan tersisa.

Jika Leicester gagal mencapai promosi musim ini, potensi pengurangan poin akan berlaku di Championship. Karena waktu yang dibutuhkan komisi independen untuk menyelesaikan penyelidikannya, kecil kemungkinan pemotongan dapat dilakukan pada musim ini.(maq)

BACA JUGA:  Palmeiras vs Botafogo: Duel Dua Raksasa Brasil Penentu Tiket Perempat Final Piala Dunia Antarklub