edisiana.com – Atlético Madrid kembali menunjukkan karakter aslinya. Di bawah lampu megah Metropolitano, pasukan Diego Simeone bangkit dengan kemenangan penuh determinasi 4-2 atas Espanyol pada jornada ke-25 La Liga.
Malam Sabtu di ibu kota menjadi panggung reaksi. Atleti tampil dominan sejak menit pertama, menekan tinggi dan memperlihatkan intensitas khas era Cholo.
Meski tim tamu—si putih-biru—membuka dan menutup skor lewat Jofre dan Edu Expósito, cerita sesungguhnya ada di antara dua gol itu: monolog rojiblanco yang tak terbendung.
Giuliano memantik kebangkitan, Lookman menambah daya ledak, dan Alexander Sorloth—sang penyerang Norwegia—menandai malamnya dengan dua gol yang menegaskan superioritas tuan rumah.
Ketajaman, determinasi, dan efektivitas menjadi tiga kata kunci penampilan Atleti kali ini.
Melansir MD, Simeone melakukan rotasi berani dengan mengistirahatkan Koke dan Griezmann sejak awal. Namun keputusan itu justru memperlihatkan kedalaman skuad.
Ruggeri tampil luar biasa dengan dua assist presisi, sementara Sorloth menjadi referensi serangan yang tak terhentikan di kotak penalti.
Lebih dari sekadar tiga poin, kemenangan ini adalah suntikan moral menjelang duel krusial Liga Champions melawan Club Brugge. Metropolitano kembali menjadi benteng, dan Atleti kembali menemukan nadinya.
Reaksi yang datang tepat waktu. Pesan yang jelas: Colchoneros belum menyerah dalam perburuan.(maq)










