Juventus Tekuk Roma dan Kirim Peringatan ke Papan Atas

Pemain Juventus merayakan golnya dengan mengalahkan wajah ke langit. Foto: via MD

edisiana.com – Juventus kembali menunjukkan wajah terbaiknya. Di Allianz Stadium, Si Nyonya Tua menundukkan Roma 2-1 dalam performa paling meyakinkan mereka sejak era Spalletti, hasil yang membuat Bianconeri kini hanya terpaut satu poin dari zona Liga Champions.

Didukung publik sendiri, Juventus tampil agresif sejak awal. Conceição hampir membuka keunggulan lebih cepat, namun Mile Svilar tampil sigap di bawah mistar Roma.

Kiper asal Serbia itu berkali-kali menjadi tembok terakhir bagi tim tamu.
Kebuntuan akhirnya pecah satu menit sebelum turun minum.

BACA JUGA:  Drama Menegangkan Spurs Vs Lisbon, Conte Kartu Merah

Andrea Cambiaso mengirim umpan matang yang diselesaikan Conceição dengan sepakan kaki kiri ke tengah gawang, membawa Juventus unggul 1-0.

Tekanan berlanjut di babak kedua. Cambiaso kembali mengancam lewat tembakan jarak jauh, lagi-lagi Svilar mematahkan peluang tersebut.

Conceição juga hampir menggandakan keunggulan setelah menerima umpan Kenan Yıldız, namun sang kiper masih terlalu tangguh.

Namun, pertahanan Roma akhirnya runtuh. Loïs Openda muncul di jantung kotak penalti dan dengan sentuhan jarak dekat menaklukkan Svilar, memanfaatkan assist Weston McKennie.

Juventus menjauh 2-0 dan sepenuhnya mengontrol laga.

BACA JUGA:  Manchester City Waspadai Ancaman Brighton

McKennie sendiri nyaris ikut mencatatkan namanya di papan skor, tetapi sundulannya kembali digagalkan oleh Svilar, yang tetap menjadi salah satu sosok terbaik Roma malam itu.

Roma akhirnya memberi respons. Tommaso Baldanzi memperkecil ketertinggalan lewat sepakan kaki kanan dari sisi kanan kotak enam yard, mengarah ke sudut kanan atas gawang Michele Di Gregorio.

Di menit-menit akhir, Evan Ferguson hampir memaksakan hasil imbang. Sepakan kerasnya dari sisi kiri kotak penalti memaksa Di Gregorio melakukan penyelamatan krusial yang memastikan tiga poin tetap tinggal di Turin.

BACA JUGA:  Galtier Minta Messi, Neymar, dan Mbappe Tidak Galau

Peluit akhir menegaskan pesan Juventus: mereka kembali hidup. Dengan jarak hanya satu poin dari zona Liga Champions, Bianconeri kini kembali menatap ke atas—dan para pesaingnya tak bisa lagi mengabaikan mereka.(maq)