Nama Patrick Kluivert Mencuat, Saat Curaçao Lolos Piala Dunia

Patrick Kluivert saat memberikan instruksi kepada pemain Timnas Indonesia. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Pulau mungil di Karibia itu resmi menulis bab baru dalam sejarah sepak bola—untuk pertama kalinya, mereka lolos ke Piala Dunia 2026!

Dan di balik kebangkitan sensasional ini, ada satu nama yang kembali mencuat dengan gemuruh: Patrick Kluivert, mantan pelatih timnas Indonesia yang menjadi salah satu arsitek transformasi besar negeri tersebut.

Kluivert menangani Curaçao dalam dua periode: 2015 sebagai pelatih permanen dan 2021 sebagai pelatih sementara.
Catatannya? Tujuh kemenangan dan enam kekalahan—angka yang mungkin terlihat biasa, tetapi dampaknya luar biasa.

BACA JUGA:  Preview: Malam Penentuan Kontra Inter di Metropolitano

Di era itulah pondasi dibangun, identitas dibentuk, dan keberanian disuntikkan. Curaçao yang dulunya terdampar di peringkat 151 FIFA, perlahan merangkak naik hingga posisi 134, sebuah lonjakan yang kini terasa sebagai awal dari keajaiban mereka.

Dan keajaiban itu benar-benar meledak tahun ini.Begitu tiket ke Piala Dunia 2026 dipastikan, Curaçao bangun dengan denyut yang tak pernah ada sebelumnya.

BACA JUGA:  10 Daftar Pemain yang Akan Dibuang Manchester United

Menurut Mundo Deportivo, yang terjadi sungguh gila: sekolah -sekolah ditutup!
Bukan karena keputusan pemerintah, melainkan karena euforia massal yang membuat kegiatan belajar mengajar mustahil dilakukan.

Pintu sekolah tertutup, tetapi jalanan justru dipenuhi kegembiraan tanpa batas.

Sejak pagi, warga Willemstad, sang ibu kota penuh warna, membanjiri jalan-jalan utama dengan bendera biru-kuning, nyanyian, terompet, dan pelukan. Sebuah negara kecil berubah menjadi lautan perayaan.

Curaçao tidak sekadar lolos.
Mereka mengguncang dunia.
Dan kini, semua mata—entah suka atau tidak—harus menatap mereka di Piala Dunia 2026.(maq)