edisiana.com – Como harus menelan pil pahit dalam lawatannya ke Stadio Benito Stirpe. Tim yang baru promosi ke Serie A tersebut dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah Frosinone dengan skor 2-0
Padahal, Como datang dengan tekad membawa pulang tiga poin. Tim tamu langsung tampil agresif dan berusaha membuka keunggulan sejak menit-menit awal.
Peluang pertama Como hadir pada menit ketujuh. Tasos Douvikas mendapat ruang di tengah kotak penalti dan melepaskan sundulan. Namun, upayanya masih mampu diamankan kiper Frosinone, Lorenzo Palmisani.
Frosinone kemudian merespons. Tuan rumah mulai menemukan ritme permainan dan balik menekan pertahanan Como.
Hasilnya langsung terlihat tujuh menit kemudian. Giacomo Calò melepaskan tembakan keras dari tengah kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kanan atas gawang Como. Palmisani? Bukan. Kali ini justru kiper Como yang harus memungut bola dari gawangnya. Gol!
Keunggulan tersebut membuat kepercayaan diri Frosinone semakin meningkat. Tuan rumah terus menebar ancaman.
Gabriele Bracaglia sempat mencoba menggandakan keunggulan melalui sundulan. Namun, kiper Como Jean Butez masih sigap mengamankan gawangnya.
Frosinone akhirnya benar-benar mencetak gol kedua pada masa tambahan waktu babak pertama.
Berawal dari serangan balik cepat, Romano Schmid mengirimkan umpan terukur kepada Giorgi Kvernadze.
Tanpa membuang kesempatan, Kvernadze menuntaskan peluang tersebut dengan sepakan ke sudut kiri bawah. Frosinone unggul 2-0.
Memasuki babak kedua, Como tampil berbeda. Tim tamu meningkatkan intensitas serangan dan terus menggempur pertahanan Frosinone.
Nico Paz menjadi salah satu pemain yang hampir memperkecil ketertinggalan. Tembakannya dari tengah kotak penalti mengarah ke sudut kiri bawah.
Namun, Palmisani kembali menunjukkan kelasnya. Sang kiper melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut.
Moise Kean juga mencoba peruntungan. Sepakannya yang mengarah ke tengah gawang kembali dimentahkan Palmisani.
Como terus menyerang hingga menit-menit akhir. Namun, kokohnya pertahanan Frosinone yang dikawal Palmisani membuat seluruh usaha tim tamu berujung sia-sia.
Peluit panjang berbunyi. Frosinone mengamankan kemenangan 2-0, sementara Como harus pulang dengan tangan hampa.(maq)











