Imigrasi Batam Dorong Pemanfaatan Golden Visa untuk Dukung Investasi di Kawasan Strategis

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis mengunjungi Kantor Pelayanan Imigrasi Kota Batam di Mal Pelayanan Publik, pada Jumat kemarin. Foto: Humas

edisiana.com — Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, menyatakan bahwa pemerintah telah menerapkan skema Golden Visa sejak Juli 2024 sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional yang diusung Presiden Republik Indonesia melalui Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Golden Visa merupakan fasilitas izin tinggal jangka panjang, yang diberikan kepada pelancong atau investor berkualitas yang memenuhi kriteria tertentu. Masa tinggal yang ditawarkan berkisar antara 5 hingga 10 tahun. Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi investor, profesional, dan tokoh global yang dinilai dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Batam sebagai kawasan strategis dengan ribuan Penanaman Modal Asing (PMA) sebenarnya memiliki potensi besar dalam pemanfaatan program Golden Visa. Namun, sejauh ini jumlah pemegang Golden Visa di Batam masih sangat terbatas,” ujar Hajar.

Untuk itu, ia mengajak BP Batam untuk berkolaborasi dalam menyosialisasikan mekanisme serta manfaat Golden Visa kepada para investor dan pelaku usaha yang berpotensi memenuhi persyaratan.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyambut baik inisiatif dari Kantor Imigrasi Batam. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara BP Batam dan pihak Imigrasi dalam mendorong terciptanya iklim usaha yang ramah investor.

BACA JUGA:  Herd Immunity Capai 70 Persen, Mudah-mudahan Batam Bebas Covid-19

“Dengan penguatan kerja sama lintas instansi, fasilitas seperti Golden Visa bisa menjadi nilai tambah yang signifikan dalam menarik investor berkualitas ke Batam,” ujar Fary saat mengunjungi Kantor Pelayanan Imigrasi Kota Batam di Mal Pelayanan Publik, pada Jumat, 20 Juni 2025.

Ia pun optimistis bahwa kolaborasi ini akan memperkuat daya saing Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.(*)