Eksperimen Southgate Gagal Karena Arnold Bukan Pirlo

Arnold bersaing dengan Eriksen di lini tengah saat Inggris berhadapan Denmark. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Gareth Southgate  melakukan eksperimen berani tapi sayang tidak berhasil. Inggris ditahan imbang 1-1 oleh Denmark. Karena Trent Alexander-Arnold.

Trent Alexander-Arnold adalah pesepakbola yang hebat, tapi dia bukan gelandang tengah tingkat internasional. Dan tentu saja tidak bermain sebagai bek kanan setiap minggu.

Southgate mencoba. Itu tidak berhasil. Pelatih kepala Inggris dan Alexander-Arnold harus menerapkannya pada pengalaman dan terus maju.

“Kami telah berusaha mencari solusi di lini tengah selama tujuh atau delapan tahun terakhir,” jelas Southgate seperti dilansir dari Daylimail pada hari ini.

BACA JUGA:  Newcastle Menang di Derby Wear Tyne

“Jika kami tidak memiliki Declan Rice, saya tidak tahu kami akan berada di mana. Masalah terbesar kami adalah kami tidak menekan dengan cukup baik sebagai sebuah tim. Jadi dia [Alexander-Arnold] punya banyak masalah yang harus diselesaikan tanpa bola,” terangnya menambahkan.

Ia menambahkan bahwa Arnold tidak semua gagal. Tapi ada juga memberikan umpan-umpan bagus.

BACA JUGA:  Chelsea Versus Ipswich Town 2-2

“Saya harus menemukan solusi untuk itu. Sebuah istilah yang menimbulkan ketakutan pada pesepakbola profesional mana pun. Alexander-Arnold akan bersiap menghadapi kemungkinan terburuk sekarang.Tapi ini bukan salahnya. Bintang Liverpool itu hanya melakukan apa yang diminta,” ucapnya memaparkan.

Upaya Southgate untuk mengubah bintang Liverpool menjadi Andrea Pirlo, gelandang legendaris Italia, perlu juga diacungi jempol.

Sayang dia tidak memiliki kemampuan passing yang dimiliki Pirlo, dia juga tidak memiliki kapasitas untuk mendikte alur pertandingan sepak bola seperti yang diinginkan Southgate. Karena Arnold bukan Pirlo.(maq)