Empat Klub Jadi Penantang Tangguh City

Pemain Manchester City merayakan juara FA. Foto: Daylimail

edisiana.com – Manchester City akan menghadapi persaingan ketat dengan rival-rivalnya. Bukan hanya Arsenal, Chelsea, Liverpool bahkan Manchester United akan menjadi penantang tangguh.

Kesuksesan domestik City dinilai banyak orang lantaran Liverpool dan Chelsea yang bertahan di musim-musim yang mengecewakan. Sehingga City tanpa hadangan menjuarai Liga Inggris dan FA.

Mantan pemain Manchester United, Dimitar Berbatov yakin kedua klub akan meningkat musim depan dan menantang gelar.

Berbatov juga mengharapkan mantan klubnya Manchester United dan runner-up Arsenal untuk menyaingi Manchester City untuk gelar Liga Premier keempat berturut-turut.

“Mereka perlu karena Erik ten Hag sekarang sepenuhnya mengetahui semua yang terjadi di klub dan musim debutnya sekarang sudah berakhir,” dikutip dari Daylimail pada Rabu ini.

“Ekspektasi Erik, ekspektasi klub dan ekspektasi fans seharusnya untuk memenangkan gelar Premier League musim depan,” tambahnya menegaskan.

Dia mengakui klub mana pun akan sulit dengan apa yang seperti yang telah dilakukan Manchester City tahun ini, dan motivasi Manchester United tentu menghentikan dominasi mereka.

“Saya yakin akan sulit bagi Manchester City musim depan karena tidak hanya Manchester United, tetapi tim seperti Arsenal, Chelsea, dan Liverpool juga akan bersaing dengan mereka. Saya tahu Chelsea mengalami musim yang sulit, tetapi mereka akan lebih baik musim depan di bawah Mauricio Pochettino,” terangnya.

“Akan sangat menarik untuk melihat klub mana yang menghadirkan tantangan terbesar bagi Manchester City,” ucapnya.

Arsenal nyaris memenangkan gelar liga pertama mereka sejak 2004 musim lalu. Namun akhirnya disalip Dan tertinggal lima poin di belakang Man City.

Manchester United finis ketiga di musim pertama Ten Hag di Old Trafford dan juga mengangkat Piala Liga untuk menunjukkan bahwa Setan Merah akhirnya dalam perjalanan kembali.

Meskipun tampil impresif menjelang akhir musim, Liverpool absen di Liga Champions untuk kedua kalinya sejak Jurgen Klopp tiba di Anfield.

Chelsea, sementara itu, mengalami musim yang menyedihkan di bawah tiga manajer berbeda, finis di paruh bawah Liga Premier, lebih dekat ke zona degradasi daripada empat besar.(maq)

BACA JUGA:  "Lukaku Bisa Memberikan Kami Kepuasan"