Nasib Conte Minggu Terakhir di Spurs

154
Antonio Conte di pinggir lapangan saat menginstruksikan pemainnya. Foto: Getty via MetroSports

edisiana.com – Antonio Conte diperkirakan minggu ini dipecat oleh Tottenham Hotspur sebagai pelatih. Spurs pun didesak untuk mengajak Vincent Kompany ke London Utara.

Mantan bos Inter Milan, Chelsea, Juventus, dan Italia Conte menjadi manajer ke-11 sejak Levy membeli Tottenham pada 2021.

Conte membimbing Spurs ke empat besar dengan mengorbankan Arsenal musim lalu, tetapi timnya kurang beruntung musim ini.

Media Dayli Telegraph melaporka Spurs siap berpisah dengan Conte minggu ini dan yakin situasinya menyusul ledakan kemarahannya baru-baru ini.

Ryan Mason diperkirakan akan ditempatkan sebagai penanggung jawab sementara tim hingga akhir musim. Tapi mantan striker Irlandia dan Chelsea Tony Cascarino yakin Tottenham harus mencoba membawa Kompany ke London utara.

Kompany, yang memenangkan empat gelar Liga Premier di Manchester City, berada di ambang promosi ke kasta tertinggi Inggris bersama Burnley.

“Di masa lalu Tottenham baru saja membuat pilihan yang jelas, memilih manajer dengan CV terbaik, tetapi sudah waktunya bagi mereka untuk berani, terutama karena Harry Kane mungkin akan pergi, yang akan menciptakan dinamika baru di klub,” kata Cascarino dikutip dari MetroSports pada hari ini.

“Saya pikir Vincent Kompany akan menjadi penunjukan yang luar biasa setelah prestasi ajaibnya di Burnley musim ini. Dia hanya punya sedikit uang tapi mengubahnya, mengadopsi gaya bermain baru,” tambahnya.

Conte mengeluarkan kata-kata mencengangkan di St Mary’s. Mantan kiper Tottenham Paul Robinson menegaskan perkataan itu menjadi akhir tugas pelatih 53 tahun di Spurs.

“Dia keluar berayun. Jujur, ini adalah pertama kalinya dia keluar dan terbuka. Saya merasa bahwa akhir sudah terlihat darinya. Dia tidak peduli siapa yang dia jatuhkan dalam konferensi persnya,” jelasnya.

“Dia mengincar para pemain, mengincar klub, dan semua orang. Dia tidak meninggalkan siapa pun tanpa luka setelah konferensi pers itu,” sambungnya.(maq)

BACA JUGA:  Chelsea Harus Menang 2-0 untuk Lolos 8 Besar
BAGIKAN