Madrid Kejam, Bernabéu Bergemuruh: Monaco Dibantai 6-1! Mbappé Tanpa Ampun

edisiana.com – Santiago Bernabéu kembali menjadi panggung eksekusi. Real Madrid tampil bengis, tanpa belas kasihan, menghancurkan AS Monaco 6-1 pada Selasa malam di Liga Champions.

Di tengah hujan gol itu, satu sosok berdiri paling terang: Kylian Mbappé. Dua gol ke gawang mantan klubnya, tanpa ragu, tanpa rem.

Baru lima menit laga berjalan, Monaco sudah tahu malam itu akan menjadi mimpi buruk. Mastantuono memulai segalanya, Federico Valverde meneruskan, dan Mbappé menyelesaikan dengan dingin.

Tendangan akurat dari dalam kotak penalti meluncur melewati Philipp Köhn dan bersarang di sudut gawang. Bernabéu meledak.

Madrid tidak mengendur. Vinícius Jr hampir menggandakan keunggulan, sementara Monaco sempat berharap lewat Ansu Fati—pemain pinjaman dari Barcelona—yang gagal memaksimalkan peluang emas dari jarak delapan yard. Itu menjadi sinyal: Madrid tak akan memberi ampun.
Gol kedua Mbappé datang seperti karya seni.

BACA JUGA:  Penggemar Brighton Ejek dan Teriaki Darwin Nunez

Kombinasi cepat Camavinga–Arda Güler membuka sisi kiri. Vinícius, dengan sentuhan luar kaki khas Brasil, mengirim bola manja ke Mbappé.

Finishing luar kaki, sederhana namun mematikan. Gol ke-32 musim ini. Gol ke-11 di Liga Champions hanya dari enam laga. Mesin gol bernama Mbappé terus berderak.

Monaco mencoba melawan. Teze mengguncang mistar dari jarak 25 yard. Courtois dipaksa bekerja keras menahan upaya Akliouche dan Balogun. Tapi setiap perlawanan terasa sia-sia. Madrid terlalu cepat, terlalu kuat, terlalu kejam.

BACA JUGA:  Rayo Vallecano Lumat Yuncos 6-1 di Copa del Rey

Babak pertama ditutup dengan momen Mastantuono yang kembali bersinar, mengirim umpan silang matang kepada Bellingham—sundulan gelandang Inggris itu masih melambung tipis di atas mistar.

Babak kedua? Teror berlanjut. Mastantuono mencetak gol pertamanya di Liga Champions, memanfaatkan umpan cerdas Vinícius dari sudut sempit.

Tak lama kemudian, Kehrer salah mengantisipasi umpan silang Vinícius yang berujung gol. Serangan balik cepat Madrid berikutnya ditutup dengan sepakan keras Vinícius dari jarak 12 yard. Monaco runtuh.

Teze sempat mencetak gol hiburan setelah kesalahan fatal Madrid di lini belakang. Tapi itu hanya jeda singkat sebelum hukuman terakhir dijatuhkan. Jude Bellingham, sepuluh menit jelang akhir, menaklukkan Köhn dan mengunci pesta gol. Skor akhir: 6-1.

BACA JUGA:  Barçelona Kalah Kendati 80 Persen Penguasaan Bola

Melansir ESPN menyebutkan Madrid naik ke posisi kedua klasemen grup. Bernabéu bersorak. Dan Mbappé? Ia tersenyum dingin—mantan klubnya telah menjadi korban berikutnya.(maq)