GILA! Bodø/Glimt Mengguncang Eropa: Manchester City Dipermalukan 3-1

Pemain Glimt merayakan golnya saat mengalahkan City. Foto: via ESPN

edisiana.com – Dunia sepak bola terbangun dalam keterkejutan. Dari lingkar Arktik, sebuah keajaiban lahir. Bodø/Glimt menulis sejarah dengan tinta emas setelah menghancurkan raksasa Inggris, Manchester City, 3-1 pada Selasa malam di Liga Champions. Ini bukan sekadar kemenangan—ini adalah pernyataan perang dari Norwegia untuk Eropa.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, Bodø/Glimt merasakan manisnya kemenangan di kompetisi paling elit di benua biru. Dan caranya? Spektakuler, tanpa kompromi, tanpa rasa takut.

Pahlawan malam itu bernama Kasper Waarst Høgh. Dua golnya menusuk jantung pertahanan City dan membuat para bintang bernilai ratusan juta euro tampak tak berdaya.

BACA JUGA:  Brasil Menang Atas Kolombia, Allison Jadi Korban

Namun sorotan utama jatuh pada satu momen yang akan diputar ulang selama bertahun-tahun. Jens Petter Hauge. Sihir murni.

Dengan kecepatan kilat, Hauge meninggalkan Rodri—pemenang Ballon d’Or 2024—yang malam itu menjalani mimpi buruk. Dalam rentang 53 detik, Rodri menerima dua kartu kuning dan diusir keluar lapangan.

Tapi sebelum itu, ia sudah “dijatuhkan” secara simbolis: Hauge melesat, lalu melepaskan tembakan melengkung sempurna ke sudut atas gawang. Gianluigi Donnarumma hanya bisa terpaku.

BACA JUGA:  Kalah dari Leeds, Oxford Tidak Aman di Klasemen

Manchester City? Mereka hanya mampu membalas lewat Rayan Cherki pada menit ke-60. Terlambat. Terlalu kecil. Tidak cukup.
Kemenangan ini juga mencatat sejarah nasional: ini adalah kemenangan pertama klub putra Norwegia di Liga Champions sejak 2007.

Melansir ESPN, Bodø/Glimt kini hanya berjarak dua poin dari zona gugur. Mimpi itu nyata, dan kini semakin dekat. Dan masih ada satu babak lagi.

Jika mereka mampu menaklukkan Atlético Madrid di laga terakhir, maka Eropa harus bersiap: dongeng Bodø/Glimt belum selesai. Di utara yang dingin, api sedang menyala.(maq)