edisiana.com – Borussia Dortmund kembali menunjukkan taringnya. Di hadapan publik sendiri, Die Borussen menaklukkan Borussia Monchengladbach dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga Bundesliga yang berlangsung Sabtu dini hari. Skor yang tegas, meski cerita di lapangan jauh lebih panas dari angka di papan hasil.
Monchengladbach datang tanpa rasa takut. Sejak menit awal, tim tamu tampil agresif dan langsung menekan.
Dua tendangan bebas berbahaya didapatkan di area pertahanan Dortmund—pertama lewat Giovanni Reyna, lalu disusul Kevin Diks akibat pelanggaran.
Namun semua ancaman itu menguap tanpa hasil.Kesalahan fatal Gladbach: memberi Dortmund waktu untuk bernapas.
Menit ke-10, tuan rumah bangkit. Dortmund mengambil alih kendali permainan, dan dari situ segalanya berubah. Julian Brandt menjadi algojo.
Menerima umpan matang dari Niklas Süle, Brandt menuntaskan peluang dengan dingin—bola meluncur ke tengah gawang. 1-0 Dortmund.
Gladbach mencoba melawan. Haris Tabakovic membuka serangan dan mengalirkan bola ke Giovanni Reyna. Tendangan dari luar kotak penalti dilepaskan, namun tembok kuning Dortmund terlalu rapat.
Florian Neuhaus pun mencoba peruntungan dari sudut sempit sisi kiri setelah menerima sodoran Rocco Reitz, tetapi lagi-lagi lini belakang Dortmund tampil disiplin dan tak tergoyahkan.
Babak kedua, Gladbach belum menyerah. Kevin Diks dan kolega menaikkan intensitas. Peluang emas datang ketika Wael Mohya melepaskan tembakan dari sisi kiri kotak penalti.
Stadion sempat menahan napas—namun Gregor Kobel tampil sebagai penyelamat dengan refleks luar biasa.
Dortmund merespons dengan ancaman yang lebih mematikan.
Maximilian Beier melepaskan tendangan roket ke sudut kanan bawah. Moritz Nicolas masih mampu menepis, menjaga Gladbach tetap hidup… untuk sementara.
Namun takdir sudah ditulis. Di detik-detik akhir laga, Dortmund memastikan kemenangan. Fabio Silva mengirim assist tajam, dan Maximilian Beier menuntaskannya tanpa ampun. Bola bersarang di gawang Nicolas. 2-0. Tamat.
Dortmund berpesta. Gladbach pulang dengan tangan hampa—banyak usaha, sedikit hasil. Bundesliga kembali menjadi panggung kekuatan Die Borussen.(maq)









