edisiana.com – Kiper Lazio, Ivan Provedel menyelamatkan klubnya dari kekalahan melawan Atletico Madrid pada pertandingan terakhir di Stadio Olimpico, pada Rabu ini.
Provedel – yang melakukan debutnya di Liga Champions – menunjukkan kemampuan menyerangnya yang luar biasa dengan menyambut umpan silang Luis Roberto dengan sundulan.
Itu merupakan balas dendam bagi Provedel, yang merasa marah usai Pablo Borrios mencetak gol untuk Atletico pada babak pertama. Yang sebelumnya membentur gelandang Lazio, Kamada.
“Ini adalah malam yang akan saya ingat sepanjang hidup saya,” Provedel seperti dilansir Daylimail pada hari ini. Dia mengaku meniru gaya menyerang rekan setimnya Ciro Immobile.
“Saya senang terutama karena kami berhasil menyamakan kedudukan dalam pertandingan yang tidak pantas kami kalah. Itu belum tenggelam; nanti, saya akan menyadari bahwa saya mencetak gol di Liga Champions,” jelasnya.
“Sepakbola terkadang tentang momen dan bukan performa. Saya menyesal kami harus menyamakan kedudukan di detik-detik terakhir. Saya harap poin ini memberi kami momentum sebagai motivasi dan semangat,” imbuhnya.
Provedel menjadi kiper kedua dalam sejarah Liga Champions yang mencetak gol bukan dari titik penalti dan yang pertama melakukannya dalam 13 tahun sejak pemain Nigeria Vincent Enyeama melakukannya untuk Hapoel Tel Aviv.
Sebelum kickoff, pendukung Lazio menyambut kembalinya pelatih Atletico Madrid Diego Simeone, yang membantu Lazio memenangkan gelar Serie A 2000 sebagai pemain dan juga memenangkan tiga trofi lainnya bersama klub Romawi tersebut.
“Roma dan Lazio akan selalu menjadi rumahmu. Selamat datang kembali, Cholo, juara Italia kami,” demikian bunyi spanduk dalam bahasa Italia yang dikibarkan tinggi-tinggi oleh para pendukung garis keras Lazio.
Meskipun ini adalah penampilan grup Atletico yang ke-11 berturut-turut di Liga Champions, Lazio bermain di kompetisi tersebut untuk kedua kalinya dalam 16 musim.
Lazio menghasilkan lebih banyak peluang. Dengan Mattia Zaccogni dan Luis Alberto keduanya nyaris mencetak gol dalam berbagai kesempatan.
Sedangkan Immobile juga gagal memanfaatkan umpan salah kiper Atletico, Oblak di babak kedua.
Oblak kemudian menerjang tembakan Danilo Cataldi yang melebar pada masa tambahan waktu sebelum gol Provedel.
“Kami memainkan babak kedua dengan baik, kami mempunyai peluang mencetak gol yang jelas,” kata Simeone.
“Kami bertahan dengan terorganisir dan dengan banyak usaha. Saya merasa senang meskipun ada gol di menit terakhir,” ujarnya menambahkan.
Lazio akan bertandang ke Glasgow untuk menghadapi Celtic pada 4 Oktober untuk putaran berikutnya, sementara Atletico akan menjamu Feyenoord di hari yang sama.(maq)
Kiper Lazio Selamatkan Klubnya dari Kekalahan










