edisiana.com – Arsenal akan memulai tur pra-musim mereka di Asia dengan laga perdana melawan AC Milan di Singapura pada 23 Juli 2025. Tur ini menjadi momen penting bagi manajer Mikel Arteta untuk menguji pemain muda serta rekrutan anyar sebelum musim kompetisi dimulai.
Dalam skuad berisi 30 pemain yang diumumkan untuk tur ke Singapura dan Hong Kong, dua nama mencuri perhatian: Max Dowman dan Marli Salmon, yang keduanya baru berusia 15 tahun. Dowman, seorang gelandang serang, dan Salmon, bek tengah, akan bergabung bersama pemain baru seperti Martin Zubimendi, Kepa Arrizabalaga, dan Christian Norgaard.
Sementara itu, Noni Madueke yang baru direkrut dengan nilai transfer £48,5 juta tidak akan ambil bagian dalam tur ini. Pemain berusia 23 tahun itu diberikan waktu istirahat usai tampil bersama Chelsea di ajang Piala Dunia Antarklub, dan dijadwalkan bergabung setelah tim kembali dari Asia.
Dalam tur pra-musim ini, The Gunners dijadwalkan memainkan dua pertandingan di Singapura — menghadapi AC Milan pada 23 Juli dan Newcastle United pada 27 Juli. Setelah itu, mereka akan terbang ke Hong Kong untuk melakoni laga panas derby London Utara melawan Tottenham Hotspur pada 31 Juli.
Max Dowman sendiri adalah salah satu talenta muda yang paling menjanjikan di akademi Arsenal. Pemain yang akan genap berusia 16 tahun pada bulan Desember mendatang ini telah berlatih dengan skuad utama sejak musim lalu, dan juga turut serta dalam kamp latihan musim dingin pada Januari.
Karena regulasi Liga Inggris, ia belum bisa melakukan debut musim lalu karena masih terdaftar sebagai pemain U-15.
Melansir BBC, Dowman telah mencetak 19 gol dan memberikan lima assist dalam 23 laga untuk tim muda Arsenal musim lalu. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol termuda dalam Kejuaraan Eropa U-17, setelah mencetak gol dalam kemenangan Inggris atas Republik Ceko pada Mei lalu.
Ia akan mengenakan nomor punggung 56 selama tur, dan disebut oleh Arteta sebagai “bakat besar” yang mungkin akan masuk dalam rencana skuad utama musim ini.
Dengan tur ini, Arteta berharap dapat mengevaluasi para pemain muda dan melihat bagaimana mereka beradaptasi dengan tekanan dan intensitas permainan di level tertinggi.(maq)










