edisiana.com – Jerman mengejutkan. Menang 2-0 atas Hongaria pada Rabu malam. Dan kemenangan itu sekaligus menjadikan tuan rumah yang lolos ke babak sistem gugur.
Nagelsmann memuji apa yang disebutnya sebagai atmosfer luar biasa pada turnamen di kandang sendiri. Ia menyebut contoh ketika para pendukung berbaris bersama tim menuju bus dan menyanyikan lagu kebangsaan selama pertandingan sebagai bahan bakar bagi timnya.
“Di dalam stadion sangat bising — itu memberi Anda perasaan yang baik,” kata pelatih Jerman Nagelsmann seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Itu membantu kami, dan ini sulit dipercaya karena kami punya pemain-pemain yang sangat berpengalaman dan sukses, tapi hal itu berdampak untuk menggerakkan pemain. Dan tugas kami untuk membiarkan para penggemar terus bermimpi,” tutur dia.
Gol dari Jamal Musiala dan Ílkay Gündogan memberi Jerman kemenangan nyaman atas Hongaria yang menjadikan tuan rumah tim pertama yang lolos ke babak sistem gugur.
Dengan dua kemenangan dari dua pertandingan, Jerman dijamin setidaknya berada di antara dua tim teratas di grup setelah Skotlandia bermain imbang dengan Swiss di kemudian hari.
Nagelsmann menyampaikan kata-kata khusus untuk Musala, yang telah mencetak gol di kedua pertandingan Jerman sejauh ini. Ia mengatakan bahwa Jamal harus mengabaikan tekanan dan tidak takut untuk mengambil pemain.
Pemain berusia 21 tahun, yang bermain di memberi Jerman keunggulan pada menit ke-22. Pertahanan Hongaria yang buruk menyebabkan mereka kebobolan lagi. Saat
bola disepak ke jalurnya oleh Gündogan, dan dia memasukkan bola ke dalam melalui seorang bek.
“Dia seharusnya bermain sepak bola saja dengan teman-temannya. Dia tidak boleh memikirkan tekanan, dia hanya bermain sepak bola dengan brilian,” kata Nagelsmann.(maq)










