Palace Terseok, Drama, Kartu Merah dan Play off Menanti

Pemain KUPS merayakan gol yang sempat unggul lebih dulu. Foto: via BBC

edisiana.com – Crystal Palace selamat, tapi belum aman. Hasil imbang 2-2 melawan KuPS di Selhurst Park memaksa The Eagles menempuh jalur berliku: babak play-off Conference League. Februari nanti, mereka harus menang atau tersingkir dari mimpi Eropa.

Kamis malam yang seharusnya tenang berubah jadi malam penuh kegelisahan. Sang juara Piala FA musim lalu tampil jauh dari kata meyakinkan. Awal babak kedua menjadi mimpi buruk: dua gol bersarang hanya dalam tiga menit.

Mantan penyerang Charlton, Piotr Parzyszek, membuka luka Palace lewat eksekusi penalti pada menit ke-50. Belum sempat bernapas, Ibrahim Cissé menghantam lagi dan membawa KuPS unggul—untuk pertama kalinya dalam laga ini.

Selhurst Park terdiam. Palace limbung.

Namun harapan belum mati. KuPS harus bermain dengan 10 orang setelah Clinton Antwi diusir wasit akibat tekel keras terhadap Will Hughes.

BACA JUGA:  Mancini Resmi Melatih Timnas Arab Saudi

Momentum itu dimanfaatkan Palace. Menit ke-76, Justin Devenny muncul sebagai penyelamat dengan sundulan keras: 2-2.

Stadion bergemuruh. Tapi keajaiban tak datang.Palace menekan, menyerang, memaksa—namun gol kemenangan tak pernah tiba.

Peluit akhir berbunyi, dan kepastian pun jatuh. Menurut BBC, play-off dua leg harus dijalani setelah finis di posisi ke-10 klasemen.

Dari mimpi lolos langsung, kini Palace harus bertarung lagi. Eropa belum pergi—tapi jalannya kini penuh duri.

BACA JUGA:  Tawaran Arsenal Ditolak, West Ham Berharap Barter Pemain Sama City

Februari akan menentukan segalanya.(maq)