Wales Mengamuk 7-1! Satu Langkah Lagi Menuju Piala Dunia — dan Seluruh Negeri Mulai Bermimpi

Kapten Wales mencetak tiga gol untuk membawa timnasnya ke playoff. Foto: via BBC

edisiana.com  — Seperti ledakan merah di malam yang dingin di Cardiff City Stadium, Wales menghajar Makedonia Utara 7-1 dan menempatkan diri hanya dua kemenangan dari tiket Piala Dunia. Pertunjukan liar, pesta gol, dan sebuah pernyataan keras dari pasukan Craig Bellamy: kami belum selesai.

Dari menit awal, Wales menunjukkan intensitas khas “naga” yang lapar. Harry Wilson membuka pesta lewat penalti setelah David Brooks dijatuhkan di kotak terlarang.

Brooks sendiri sebelumnya sudah menampilkan sentuhan berkelas, menyontek umpan silang Brennan Johnson untuk gol pembuka yang memecah kebuntuan.

Makedonia Utara sempat membuat tensi berubah ketika Bojan Miovski memanfaatkan kesalahan lini belakang Wales untuk menyamakan skor. Tapi itu hanya menjadi percikan kecil sebelum badai merah kembali menggulung.

BACA JUGA:  Buah Taktik Manis Lampard

Brennan Johnson, dalam salah satu malam terbaiknya bersama tim nasional, melepaskan tembakan dari jarak 20 yard — terbantu defleksi — yang mengembalikan keunggulan dua gol Wales.

Dan setelah jeda, para penonton di Cardiff disuguhi gol terbaik malam itu: kombinasi kilat Johnson–Wilson berujung umpan tumit sensasional untuk Daniel James, yang menyelesaikan dengan dingin. Gerakan yang begitu rapi hingga tampak seperti latihan di ruang studio.

Itu adalah momen yang merangkum seluruh malam: malam ketika visi permainan Bellamy — cepat, berani, agresif — terasa seperti mencapai kulminasi.

BACA JUGA:  Pochettino Jadi Rebutan Spurs dan Madrid

Wilson kemudian menambahkan tendangan bebas cantik dari 25 yard, sebelum mengonversi penalti kedua yang membuatnya menjadi pemain Wales pertama dengan hattrick sejak Gareth Bale pada 2021.

Dan belum berhenti sampai di situ. Untuk pertama kalinya dalam 47 tahun, Wales mencetak tujuh gol dalam satu laga setelah Nathan Broadhead memanfaatkan umpan cerdik dari debutan Isaak Davies di menit akhir.

Cardiff meledak. Wales merayakan. Tapi realitas cepat kembali: masih ada semifinal dan final play-off menanti. Tahun 2022 masih membekas—jalan yang sama, mimpi yang gagal.

BACA JUGA:  Jelang Melawan City, Conte Operasi, Skuadnya Terserang Flu

Namun kini, setelah performa paling dominan dalam hampir setengah abad, Wales punya amunisi baru: keyakinan. Keyakinan bahwa Piala Dunia ketiga dalam sejarah mereka bukan lagi angan-angan, melainkan sesuatu yang bisa mereka genggam.

Langkah berikutnya menunggu… dan seluruh Wales menahan napas.(maq)