edisiana.com – Manchester City sukses mengamankan tiga poin usai menundukkan Everton dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Premier Inggris di Stadion Etihad, Sabtu malam WIB. Dua gol kemenangan The Citizens diborong oleh Erling Haaland di babak kedua.
Penyerang asal Norwegia itu kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol dalam waktu singkat. Dengan tambahan dua gol ini, Haaland kini telah mengoleksi 23 gol dalam hanya 13 pertandingan bersama klub dan tim nasional musim ini.
Pada babak pertama, Haaland nyaris tak terlihat perannya dalam permainan. Namun, saat mendapatkan peluang pertamanya, ia langsung mengancam lewat sundulan keras memanfaatkan umpan silang dari Nico O’Reilly, meski masih belum membuahkan gol.
Tak butuh waktu lama, Haaland akhirnya membuka keunggulan City setelah memanfaatkan umpan tarik dari Savinho yang sempat membentur bek Everton, James Tarkowski.
Lima menit berselang, sang striker kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan jarak dekat, memastikan kemenangan bagi tim asuhan Pep Guardiola.
Sementara itu, Everton tampil cukup menjanjikan di babak pertama. Anak asuh David Moyes beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, termasuk dari aksi Iliman Ndiaye.
Pemain asal Senegal itu sempat mengecoh lini belakang City setelah memotong umpan buruk dari Nathan Ake. Sayangnya, umpan silangnya ke arah Beto gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Ndiaye kembali merepotkan lewat aksi individunya, namun tembakan kerasnya berhasil ditepis oleh kiper City, Gianluigi Donnarumma.
Everton juga hampir mencetak gol bunuh diri setelah Jake O’Brien secara tidak sengaja mengarahkan sundulannya ke mistar gawang sendiri.
City sendiri mulai bangkit di akhir babak pertama. Savinho memiliki dua peluang, termasuk satu tembakan jarak dekat yang berhasil dibendung Jordan Pickford.
Babak kedua menjadi milik City, terutama berkat penampilan klinis Erling Haaland, yang akhirnya menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Dengan hasil ini, melansir BBC, Manchester City naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Premier, terus menempel ketat pemuncak klasemen.(maq)











