Spurs Pecat Mourinho, Penggantinya Ryan Mason

456
Jose Mourinho bersedih. Foto:Getty

Bola, edisiana.com Tottenham Hotspurs memecat manajer Jose Mourinho enam hari sebelum final Piala EFL melawan Manchester City.

Mourinho, yang sebelumnya menukangi Manchester United, Chelsea, dan Real Madrid, menggantikan Mauricio Pochettino sebagai bos Spurs pada November 2019.

Pelatih asal Portugal menandatangani kontrak empat tahun dengan klub, tetapi meninggalkan London utara setelah kurang dari 18 bulan bertugas.

Tottenham saat ini berada di urutan ketujuh di Liga Premier. Lima poin di luar empat besar. Pada Minggu mendatang akan menghadapi pemimpin klasemen Man City di final Piala EFL.

BACA JUGA:  Georgia Ciptakan Sejarah Baru

Pemilik klub Tottenham, Daniel Levy mengonfirmasi bahwa staf pelatih Mourinho di Joao Sacramento, Nuno Santos, Carlos Lalin dan Giovanni Cerra juga telah dibebastugaskan.

“Jose dan staf pelatihnya telah bersama kami melalui beberapa waktu ini paling menantang sebagai klub,” kata Levy seperti dilansir Metro pada Senin, 19 April 2021.

Jose adalah seorang profesional sejati yang menunjukkan ketahanan luar biasa selama pandemi.

“ Secara pribadi, saya menikmati bekerja dengannya dan menyesal bahwa banyak hal tidak berjalan seperti yang kami berdua bayangkan,” tutur Levy.

BACA JUGA:  Perjuangan 11 Tahun Portsmouth Menuju Championship

“Dia akan selalu diterima di sini dan kami ingin berterima kasih padanya dan staf pelatihnya atas kontribusinya, ” sambungnya.

Untuk sementara Herry Kane dll akan diasuh oleh Ryan Mason, yang pernah bermain untuk Timnas Inggris dan Tottenham.

Mason terpaksa pensiun karena cedera kepala pada 2018. Dan, akan mengambil alih sementara Spurs.

Sejauh ini Mourinho telah berjuang untuk menyelamatkan pekerjaannya sejak Spurs tersingkir dari Liga Europa di tangan Dinamo Zagreb pada Maret.

BACA JUGA:  Bos Birmingham Mau Beli Kiper Baru

Dalam musim pertamanya, Mourinho membawa Tottenham dari posisi ke-14 di Liga Premier menjadi finis keenam. Lalu mengamankan kualifikasi Liga Europa.

Awal musim ini, Spurs sempat mengancam akan melakukan tantangan gelar sebelum tergelincir dari klasemen dan keluar dari tempat Liga Champions.

Mereka mencapai titik nadirnya pada bulan Maret ketika mereka kehilangan keunggulan dua gol melawan tim Kroasia Dinamo Zagreb untuk tersingkir dari Liga Europa.

Pertandingan terakhir Mourinho yang bertanggung jawab atas Tottenham adalah hasil imbang 2-2 di Everton.(maq)

BAGIKAN