Gara-gara Rugi Besar, Reading Dihukum Pengurangan Enam Poin

Ilustrasi stdion. Foto: Getty

Bola, edisiana.com – England Football League (EFL) menjatuhi hukuman pengurangan enam poin kepada klub Reading. Gara-gara klub yang bermain di Championship ini mengalami kerugian di bawah batas toleransi EFL.

Pihak Reading pun sudah setuju dengan pengurangan enam poin. Tim yang bermain di komposisi dua Inggris ini harus mematuhinya untuk menghindari hukuman enam poin lagi yang masih ditangguhkan.

Menurut laporan The Sun, hukuman itu lantaran klub milik China tersebut telah melampaui ambang batas kerugian 39 juta poundsterling. Sebab klub yang ikut kompetisi tidak diperbolehkan untuk membuat kerugian lebih dari angka yang disebutkan di atas selama tiga tahun.

BACA JUGA:  Pep Guardiola Marah dengan Aguero

Reading juga telah sepakat untuk membayar gaji pemain sisa musim ini. Setelah menjalani negosiasi panjang antara Reading dan EFL.

Dalam pernyataan EFL mengatakan
Reading Football Club telah dikurangi enam poin dari penghitungan poin musim ini (2021/22) dan enam poin lagi ditangguhkan hingga akhir Musim 2022/23 setelah mengakui pelanggaran EFL.

“Ini mengikuti tinjauan pengajuan keuangan dari Klub untuk periode empat tahun 2017/18 hingga 2020/21 di mana ditentukan bahwa Klub telah mencatat kerugian sebesar £ 57,8 juta, £ 18,8 juta lebih dari £ 39,0 juta. Di ambang kerugian atas,” terang EFL.

BACA JUGA:  Nottingham Forest Pecat Nuno Espírito Santo Meski Antar Klub ke Eropa

Dalam pernyataan itu juga ditegaskan Reading juga telah setuju untuk mematuhi rencana bisnis yang berfokus pada sejumlah target keuangan, termasuk mengendalikan pengeluaran terkait pemain. Dengan tujuan menggerakkan klub menuju kepatuhan P&S dalam periode pelaporan yang akan datang.

Sementara itu Reading sekarang masih berada urutan 16 di klasemen. Dan dan akan turun menjadi posisi 19. Tetapi mereka masih berjuang untuk menghindari zona degradasi. (maq)