Kisah Pochettino (Bagian-2): Bielsa Lihat Bakatnya dari Kaki

701

Bola, edisiana.com – Empat tahun berlalu. Seorang pemandu bakat, melihat Poch. Lalu mengajari cara bermain bola yang baik. Dan juga mempertahankan bola dari rebutan pemain lawan. Dari situ, ia melihat bakat emas Poch.

Suatu malam, Marcelo Aka Elloco Bielsa datang ke rumah Pochettino. Bielsa, pemain legenda Argentina itu mengajak Pochettino untuk mengantarkan ke kamar anaknya. Saat itu, Bielsa melihat remaja 13 tahun tersebut tertidur pulas. “Kaki dia, adalah kaki pemain sepakbola,” ujar Bielsa kala itu.

Poch lalu meniti karir di New Boys Odell di Rosario. Dan juga tempat Lionel Messi memulai karir. Bielsa terus membentuk karakter main Poch. Hingga akhirnya sebagai bek yang kuat, tangguh dan berbakat.

BACA JUGA:  Saatnya Liverpool Balas Kekalahan Final Champions Tahun Lalu

Setahun berlalu. Poch pindah ke Catalan. Memperkuat Espanyol pada tahun 1995. Selama tujuh tahun di klub besar Spanyol, berhasil merebut piala Copa de Ray. Tahun 2000.

Karir melejit. Pemuda Santa Fe pindah klub raksasa Prancis. Paris Saint German (PSG). Tapi cuma satu tahun saja. Dia pindah lagi. Ke klub Girondis de Bordeux. Dan diangkat menjadi kapten. Rekan-rekan menjuluki kapten penuh kelembutan. Rival beratnya mantan klubnya, PSG.

Puncak karir kala membela timnas Argentina pada tahun 2002. Bersama Batistuta, Poch berhasil mempersembahkan juara dunia kepada negaranya.

Pemain bek tersebut lantas kembali ke Espanyol. Sebagai pemain pinjaman dari Bordeux. Hingga menghabiskan karir sepakbola di sana. Bertahan sampai 2009.

BACA JUGA:  Brighton Beli Striker Brasil

Karena kematangan Poc , akhirnya manajemen Espanyol menunjuk dia sebagai pelatih. Hingga tahun 2013. Namun akhir dipecat. Lantaran hanya mampu meraih sembilan poin dalam 13 pertandingan.

Gak perlu waktu lama menganggur, Pochettino Junior ditarik sebagai pelatih Southampton. Ia menggantikan Nigel Adkins.

Manajer asal Argentina yang dianggap sukses besar mendongkrak prestasi Southampton. Akhir Liga Primer musim, Southampton berada di posisi delapan dengan mengantongi 56 angka. Ini torehan, poin tertinggi dalam sejarah klub dari Inggris selatan tersebut.

Wajar manajemen Tottenham Hotspurs membidiknya sebagai pelatih Lelywhite. Menggantikan Sherwood.

BACA JUGA:  MU, Leicester Seri, City Makin Aman

Bersama Spurs, Poch berhasil meraih prestasi. Hotspurs selalu bertengger di empat besar klasemen Liga Premier League. Bahkan membawa Son dkk masuk ke final Liga Champions. Tapi sayang hanya sebagai ranner up. Kalah sama Liverpool.

Akhir Pochettino dipecat. Karena awal musim lalu, Hotspurs merosot. Posisi dia digantikan oleh Mourinho. Sampai musim ini. Tapi saat ini Pochettino disebut-sebut akan menggantikan Ole Gunnar Solskjaer.

Hal ini diperkuat setelah manajemen Manchester United menghubunginya. Bahkan sekarang pelatih tampan itu masuk dalam radar Manchester City. Untuk menggantikan Pep Guardiola yang akan habis kontrak.(maq/tamat)

BAGIKAN