Main Seri, Harapan City Mempertahankan Gelar Jadi Tipis

Erling Haaland kecewa membuang banyak peluang menjamu Chelsea. Foto: via ESPN

edisiana.com – Harapan Manchester City untuk mempertahankan gelar bertambah tipis. Mengingat hasil pertandingan pada Ahad dinihari tadi hanya seri menjamu Chelsea.

City dan Chelsea bermain imbang 1-1 di Stadion Etihad. Sementara Liverpool  dan Arsenal — yang keduanya menang besar satu jam sebelumnya. Ketiga bersaing ketat dalam perburuan gelar Liga Premier.

The Sky Blue sebenar bisa menang karena memiliki banyak peluang. Erling Haaland melepaskan sembilan dari 31 tembakan City. Tapi dia menyia-nyiakan peluang emas di babak kedua.

Sundulannya memanfaatkan umpan silang Kevin De Bruyne melambung di atas mistar. Padahal gawang menganga di depannya.

Tiga puluh satu tembakan itu adalah jumlah tembakan terbanyak yang dilakukan Haaland tanpa mencetak gol dalam pertandingan mana pun bersama Manchester City.

Namun Pep Guardiola tidak bisa mengalahkan Haaland atas kehilangan poin City melawan Chelsea. “Senang rasanya bisa melepaskan sembilan tembakan, dan lain kali dia akan mencetak gol,” kata Guardiola dikutip dari ESPN.

“Saya adalah pemain sepak bola selama 11 tahun dan mencetak 11 gol. Saya bukan orang yang pantas memberi nasihat kepada striker,” tambah pelatih City itu membela anak asuhnya.

BACA JUGA:  Harga Transfer Osimhen Turun Drastis

Guardiola tidak senang dengan penampilan babak pertama City melawan Chelsea, yang memimpin sebelum jeda melalui Raheem Sterling.

Éderson melakukan penyelamatan krusial terhadap peluang Sterling di babak kedua. Untung Rodri mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir untuk mempertahankan rekor kandang tak terkalahkan City, yang berlangsung sejak November 2022.

“Sebagai sebuah tim dan grup, babak pertama tidak seperti kami.Kami harus meningkatkan babak pertama dan babak kedua sungguh luar biasa. Secara umum, sangat bagus setelah kami kebobolan dari Raheem,” tutur Guardiola.

BACA JUGA:  Prediksi: Newcastle, City Menang, Forest dan Brentford Kalah

Sementara itu, Chelsea seharusnya juga bisa meraih lebih dari satu poin seandainya mereka memanfaatkan banyak peluang. Tapi manajer Mauricio Pochettino merasa senang dan menganggap laga itu merupakan salah satu penampilan terbaiknya pada masa kepemimpinannya.

“Dari upaya yang sangat besar dan semangat adalah cara kami ingin bersaing dengan bakat yang kami miliki. Saya pikir suatu hari nanti kami akan mencapai level yang kami harapkan. Melawan tim terbaik di dunia tidak pernah mudah dan hari ini karakternya dan kepribadian membuatku sangat bahagia,” tutupnya. (maq)