edisiana.com – PT Air Batam Hilir bersama BU SPAM BP Batam melakukan penyesuaian operasional sementara terhadap distribusi air minum kepada pelanggan.
Penyesuaian tersebut berupa pengurangan jam aliran dan tekanan air, terutama untuk wilayah Nongsa, Batu Besar, dan sekitarnya.
Debit aliran air ke kawasan tersebut untuk sementara disesuaikan menjadi 60 liter per detik (l/d). Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk menjaga keberlangsungan ketersediaan air minum di tengah dampak fenomena El Niño dan minimnya curah hujan di wilayah Nongsa.
Di sisi lain, tim teknis Air Batam Hilir bersama BU SPAM BP Batam saat ini tengah mengebut proyek pemasangan booster pump.
Infrastruktur tersebut disiapkan untuk mendorong tambahan suplai air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang menuju wilayah Nongsa.
Rekayasa distribusi tersebut ditargetkan dapat rampung dalam waktu sekitar satu bulan ke depan. Selama proses berlangsung, masyarakat di wilayah terdampak diminta melakukan langkah antisipasi terhadap penyesuaian suplai air.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Nongsa dan sekitarnya untuk mengantisipasi penyesuaian suplai ini dengan menampung air saat aliran mengalir, serta menggunakannya secara bijak sesuai kebutuhan prioritas,” tulis Air Batam Hilir melalui akun Instagram resminya, Minggu (16/8/2026).
Air Batam Hilir juga mengingatkan pelanggan agar menggunakan saluran resmi perusahaan untuk menyampaikan keluhan maupun mendapatkan informasi terkait layanan kepelangganan.
Pelanggan dapat mendatangi Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) Air Batam Hilir yang berada di Bengkong, Batu Aji, serta kantor pusat (HO) Batam Center.
Penyesuaian distribusi ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan air bagi masyarakat selama kondisi cuaca dan pasokan air baku di wilayah Nongsa masih menghadapi tekanan.(maq)











