Raih Nilai 94,15, BP Batam Dianugerahi Badan Publik Informatif

355
Enoh Suharto Pranoto mewakili BP Batam menerima penghargaan dari Komisioner Inforamsi Publik dì Jakarta. Foto: Humas

Batam, edisiana.com Badan Pengusahaan (BP) Batam meraih predikat Badan Publik Informatif terbaik dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2022.

Komisi Informasi (KI) Pusat memberikan nilai 94,15 untuk kategori Lembaga Pemerintah Non Struktural. Nilai ini meningkat dibandingkan tahun 2021 yakni 92,10. 

“Tentu Anugerah ini dapat memberikan motivasi kepada BP Batam untuk lebih terbuka dan meningkatkan pelayanan informasi kepada publik,” kata Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto seperti dalam rilisnya kemarin. 

Dengan demikian, hal itu disebutkan Enoh telah sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam Muhammad Rudi yang terus berupaya untuk mengedepankan semangat transparansi dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

BACA JUGA:  Polisi Ungkap Pelaku Penyebaran Video Mirip Gisel

“Penilaian ini meningkat dari tahun lalu, artinya kinerja meningkat dan harapannya agar BP Batam selalu bekerja secara kolaboratif dan kompak untuk bisa lebih baik lagi kedepannya,” harap Enoh. 

Sebelumnya pada 31 Oktober 2022, BP Batam telah melaksanakan proses penilaian dengan mengikuti presentasi uji publik sebagai kesempatan memaparkan mengenai inovasi dan strategi dalam melaksanakan layanan informasi publik. 

Presentasi tersebut dilakukan oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro sebagai atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol  Ariastuty Sirait sebagai Ketua PPID.

BACA JUGA:  Jalan Rusak Parah, Presiden Direktur Kawasan Kabil Curhat, Takut Tenan Kehilangan Proyek

Penanggungjawab Monev KI Pusat Handoko Agung Saputro menyampaikan terjadi peningkatan signifikan terhadap pelaksanaan Anugerah Monev tahun 2022, karena terdapat 122 Badan Publik berhasil menjadi Informatif dari tujuh kategori Badan Publik. 

“Para pimpinan Badan Publik tidak lagi semata mengejar predikat informatif tetapi harus membenahi mekanisme layanan informasinya termasuk mengkaji kembali informasi atau dokumen-dokumen yang semestinya kategori terbuka tetapi dinyatakan dikecualikan,” kata Handoko yang juga Ketua Bidang Kelembagaan KI Pusat.

BACA JUGA:  Sampan Terbalik, Warga Hilang di Sungai Siak

Diketahui, Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2022 merupakan salah satu penghargaan bergengsi di Indonesia. 

Penghargaan ini menjadi barometer bagi keterbukaan informasi publik sebuah Badan Publik dengan klasifikasi informatif, menuju informatif, cukup informatif, kurang informatif dan tidak informatif. 

Adapun tujuh kategori Badan Publik yaitu Kementerian/Lembaga, Badan Usaha Milik Negara, Pemerintah Provinsi, Partai Politik, Badan Layanan Umum (BLU), LN-LNSP dan Perguruan Tinggi.(maq)

BAGIKAN