edisiana.com – Real Madrid membuka pintu untuk manuver besar: operasi Rodri. Dan kini, segalanya berubah drastis setelah Pep Guardiola memberi lampu hijau—dengan satu syarat yang nyaris mustahil: pertukaran dengan Jude Bellingham.
Menurut laporan Fichajes, Guardiola menempatkan nama Bellingham langsung di meja negosiasi. Pelatih asal Catalonia itu menginginkan gelandang Inggris tersebut sebagai pusat dari paket barter dengan Rodri, plus tambahan €150 juta untuk meyakinkan Madrid melepas bintangnya.
Guardiola terpikat.
Ia melihat ini sebagai momen ideal untuk merombak lini tengahnya. Setelah mengevaluasi performa Rodri pasca cedera, sang manajer merasa kebutuhan City kini berbeda.
Bellingham dinilai sebagai profil sempurna: energi muda, kreativitas, dan kemampuan mengontrol ritme permainan yang sangat cocok dengan pola sepak bola Guardiola.
Di usia 22 tahun, Bellingham sudah menjadi pemimpin Madrid, tampil matang di Liga Champions dan Premier League. Ia juga dipandang sebagai pelengkap ideal untuk Erling Haaland, memperkuat poros serangan City dengan kualitas yang langka.
Rencana City terstruktur:
– Rodri masuk dalam paket barter
– Tambahan €150 juta
– Bellingham jadi target utama untuk meremajakan lini tengah
– Keberadaan Nico González sebagai pelapis mempermudah peralihan tanpa kehilangan keseimbangan tim
Di Etihad, mereka menganggap transformasi ini sebagai langkah krusial agar City tetap kompetitif di Inggris maupun Eropa.
Sementara Los Blancos menganggap Bellingham sebagai simbol masa depan, pilar proyek jangka panjang, dan pemain yang tak tersentuh. Persyaratan yang diajukan City membuat negosiasi ini tampak seperti mimpi yang sulit diwujudkan.(maq)











