Feyenoord Tekuk Como 3-2, Hadj Moussa Memang Beda

Hadj Moussa bersama rekannya di Feyenoord merayakan golnya. Foto: via MD

edisiana.com – Feyenoord meraih kemenangan perdana setelah menundukkan Como dengan skor 3-2 dalam laga Liga Champions, Rabu malam. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, wakil Belanda itu harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin setelah sempat tertinggal lebih dulu dari tim besutan Cesc Fabregas.

Como membuka keunggulan pada menit ke-18. Diao menunjukkan aksi individu apik dengan melewati Javi Lopez sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut kiri bawah gawang Feyenoord.

Namun, keunggulan tim tamu tak bertahan lama. Hanya berselang dua menit, Feyenoord langsung merespons. Zechiel melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung Sanchez. Skor berubah menjadi 1-1.

Tuan rumah sebenarnya berpeluang membalikkan keadaan sebelum turun minum. Pada masa tambahan waktu babak pertama, Read melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang. Namun, Sanchez tampil sigap dan melakukan penyelamatan gemilang.

BACA JUGA:  Dua Pemain Berdarah Indonesia Selamatkan Belanda, Tahan Yunani 2-2

Peluang lain datang melalui sundulan Javi Lopez dari jarak sekitar enam yard. Sayang, bola masih melenceng dari sasaran. Kedudukan imbang pun bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Feyenoord tampil lebih agresif. Hasilnya terlihat pada menit ke-52, ketika Hadj Moussa sukses membawa tuan rumah berbalik unggul. Ia melepaskan tembakan rendah yang mengecoh Sanchez di tiang dekat.

Como tak tinggal diam. Tim asuhan Fabregas berusaha mencari gol penyeimbang dan sempat memperoleh peluang emas melalui Douvikas. Namun, striker tersebut gagal memaksimalkan kesempatan dari jarak dekat setelah sundulannya tak menemui sasaran.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Como justru kembali kebobolan. Hadj Moussa menjadi mimpi buruk bagi pertahanan tim tamu setelah kembali mencatatkan namanya di papan skor.

BACA JUGA:  Barcelona Tampil Gemilang, Bungkam Daegu 0-5 di Tur Asia

Kali ini, tembakannya sedikit mengenai Ramon sebelum membentur tiang kanan dan memantul dari punggung pemain pinjaman Chelsea tersebut pada menit ke-81.

Gol itu membuat Feyenoord unggul 3-1 dan semakin dekat dengan kemenangan. Sanchez tak mampu berbuat banyak untuk mencegah gol ketiga tuan rumah tersebut.

Como masih sempat memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu babak kedua. Douvikas berhasil melepaskan tembakan yang melewati Ernst. Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat untuk mengubah hasil akhir.

Feyenoord pun menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2. Hasil ini menjadi modal penting bagi wakil Belanda tersebut, sementara Como harus mengevaluasi lini pertahanannya setelah gagal membendung tekanan tuan rumah.

BACA JUGA:  Alvarez: City Bagus di Premier League dan Champions

Dari catatan statistik, Feyenoord melepaskan 13 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran.

Sementara itu, melansir ESPN, Como mencatatkan 11 tembakan dan juga membukukan lima tembakan tepat sasaran. Meski jumlah tembakan kedua tim tak terpaut jauh, Feyenoord tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang.(maq)