Leicester Tak Bisa Keluar dari Zona Degradasi

Nistelrooy menunjukkan jersey sebagai pelatih Leicester City. Foto: via ESPN

edisiana.com – Nasib Leicester tidak terlihat sepositif karena mereka tengah mengalami kemunduran. Bahkan tidak dapat keluar lagi ke degradasi Liga Primer.

Mereka telah kalah 12 dari 13 pertandingan terakhirnya dan tertinggal enam poin dari zona aman. Tetapi pelatih Van Nistelrooy mengakui hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan penampilannya.

“Kami menunjukkannya saat melawan Chelsea, kami tampil ada di sana. Saya pikir jika melihat kami bermain,  maka akan melihat sebuah tim dan berkata, ‘Oke, ini tim yang bagus,” ujarnya seperti dilansir MetroSports pada hari ini.

BACA JUGA:  Carlo Ancelotti Lakoni Debut Bersama Brasil di Kualifikasi Piala Dunia Bulan Depan

Leicester akan menghadapi Manchester United pada Senin, 17 Maret. Dan menjadi ujian berat bagi Nistelrooy di bekas mantan klubnya itu.

Nistelrooy mengakui Manchester United lebih bagus sejak ia tinggalkan dan sekarang ditukangi Rúben Amorim.

Red Devils mencapai perempat final Liga Europa pada Jumat kemarin. Dengan kapten Bruno Fernandes tampil luar biasa.

BACA JUGA:  Manchester City Untung Rp14,5 T

“Saya pikir United berada di tempat yang lebih baik daripada saat kami bermain di ajang piala,” ucapnya.

Van Nistelrooy telah menyadari bahwa performa kapten United tersebut tampaknya mencerminkan peningkatan timnya.

‘Bruno (Fernandes) sedang dalam performa hebat, mencetak tiga gol dan kemudian mencetak gol tendangan bebas melawan Arsenal, jadi sangat menentukan dalam tim itu,” tutup Nistelrooy.(maq)