Salah Kembali, Liverpool Hancurkan Brighton

Salah akhir bermain setelah damai dengan Manajer Slot. Foto: via BBC

edisiana.com – Liverpool tak memberi ampun. Sabtu malam di Anfield, The Reds melibas Brighton 2-0 dalam laga yang menegaskan dominasi dan momentum. Mohamed Salah kembali, langsung meninggalkan jejak—sebuah assist bersejarah yang mengukir namanya lebih dalam di buku rekor Premier League.

Baru 46 detik laga berjalan, Anfield sudah meledak. Joe Gomez naik membantu serangan, sundulannya jatuh tepat ke kaki Hugo Ekitike.

Tanpa ampun, striker Prancis itu menyambar bola dengan voli keras melewati Bart Verbruggen. Gol tercepat Ekitike di Premier League musim ini. Kilat. Mematikan.

Brighton mencoba bangkit. Peluang demi peluang datang, tapi Liverpool selamat berkat Alisson. Kaki sang kiper Brasil terentang sempurna untuk menggagalkan Diego Gómez yang berdiri bebas.

BACA JUGA:  Pep Bingung Belum Menemukan Cara Mengangkat City Lagi

Setelah jeda, Gómez kembali mendapat kesempatan emas—lagi-lagi terbuang. Dan di level ini, kesalahan dibayar mahal.

Menit ke-60, hukuman itu datang. Mohamed Salah, yang baru kembali dari masa hukuman, mengirim sepak pojok akurat ke tiang jauh.

Ekitike lolos dari kawalan, menanduk bola, gol! Brace untuk sang penyerang, dan Brighton pun terdiam.

Assist itu bukan sembarang assist. Itu adalah keterlibatan gol ke-277 Salah dalam 302 penampilan Premier League bersama Liverpool.

BACA JUGA:  Leno: Oke Bos! Aku Akan Hambat City di Craven Cottage

Rekor baru—terbanyak oleh seorang pemain untuk satu klub—melewati legenda Manchester United, Wayne Rooney (276). Sejarah ditulis di Anfield.

Salah sebenarnya nyaris menambah golnya sendiri. Ia terlibat dalam sejumlah serangan berbahaya, namun peluang emas untuk mencetak gol ke-251 bersama Liverpool terlewat.

Di masa tambahan waktu, tendangannya setelah menerima umpan Federico Chiesa justru melenceng jauh.

Melansir BBC, setelah laga usai, Salah berdiri, bertepuk tangan ke empat sisi Anfield. Sebuah salam perpisahan sementara. Senin nanti ia bergabung dengan tim nasional Mesir untuk Piala Afrika.

Jika Mesir melaju hingga final di Maroko, Liverpool bisa kehilangan rajanya hingga delapan pertandingan.

BACA JUGA:  Skuad Mahal Chelsea Kalah dengan Pemain Muda Dortmund

Malam ini, Anfield menikmati kembali sang Firaun. Dan Brighton? Mereka pulang dengan pelajaran pahit: di Anfield, satu kelengahan saja bisa berarti segalanya.(maq)