edisiana.com – Rasmus Højlund, yang baru bergabung dengan Napoli setelah “dibuang” oleh Manchester United, langsung memberi dampak pada debutnya.
Ia mencetak satu gol saat Napoli menumbangkan Fiorentina 3-1 dalam lanjutan Serie A, Sabtu malam (13/9), memperpanjang catatan sempurna sang juara bertahan musim ini.
Laga ini dibuka dengan intensitas tinggi. Napoli langsung mendapat hadiah penalti di menit-menit awal setelah Frank Anguissa dilanggar oleh Pietro Comuzzo di kotak terlarang.
Kevin De Bruyne, yang juga menjalani musim debutnya di Napoli, menjalankan tugas sebagai eksekutor dengan baik, mengecoh mantan kiper Manchester United, David De Gea, untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Tak lama berselang, Højlund nyaris mencetak gol perdananya setelah menyambut umpan Giovanni Di Lorenzo, namun usahanya masih bisa digagalkan. Namun, penyerang asal Denmark itu tak menyerah. Di menit ke-29, Leonardo Spinazzola mengirimkan umpan panjang yang disambut Højlund, yang kemudian melewati Marin Pongracic sebelum menaklukkan De Gea dengan penyelesaian dingin. Skor menjadi 2-0 untuk Napoli.
De Gea sempat menebus kesalahannya dengan penyelamatan gemilang atas tembakan keras De Bruyne yang nyaris bersarang di pojok atas, hasil kerja sama apik dengan Højlund.
Di sisi lain, Fiorentina mencoba merespons. Moise Kean dan Edin Džeko mendapat peluang, tetapi gagal menguji Vanja Milinković-Savić yang tampil solid di bawah mistar Napoli.
Gol ketiga Napoli datang sesaat setelah jeda. Anguissa mengirimkan umpan silang akurat kepada Sam Beukema, yang menyambarnya dari jarak dekat untuk memperlebar keunggulan menjadi 3-0.
Fiorentina memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71 melalui bek Luca Ranieri, yang memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok dari Hans Nicolussi Caviglia.
Meskipun Fiorentina sempat menekan di akhir laga, termasuk peluang Scott McTominay yang digagalkan mantan rekannya di United, De Gea, serta tembakan Matteo Politano yang membentur tiang, mereka gagal menambah gol.
Dengan kemenangan ini, menurut ESPN, Napoli memperpanjang awal sempurna mereka di Serie A musim ini dan memperlihatkan bahwa mereka tetap menjadi kekuatan dominan meski dengan wajah-wajah baru seperti Højlund dan De Bruyne.(maq)










